Fadli Zon Dorong Trunojoyo Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional
BANGKALAN | Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mendorong pemerintah daerah di Madura, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, untuk segera mengajukan usulan resmi penetapan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional. Meski secara historis Trunojoyo telah diakui sebagai tokoh perjuangan besar, hingga kini negara belum menetapkannya secara formal.
Fadli Zon menegaskan bahwa penetapan Pahlawan Nasional harus melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Setelah seluruh tahapan administratif dan kajian sejarah dipenuhi, usulan tersebut akan dibahas dalam sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
“Trunojoyo kita ketahui sebagai pahlawan, tetapi memang belum ditetapkan secara resmi. Karena itu, perlu ada usulan yang mengikuti prosedur yang berlaku,” ujar Fadli Zon saat diwawancarai oleh ejaberita.co di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Senin, (22/12/2025).
Ia menilai, pengusulan Trunojoyo sebaiknya mulai dipersiapkan sejak sekarang dengan melibatkan berbagai pihak. Dukungan dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), komunitas sejarah, para sejarawan, tokoh masyarakat, serta ulama dinilai penting untuk memperkuat legitimasi akademik dan sosial dalam proses pengajuan tersebut.
Menurut Fadli, keterlibatan elemen masyarakat Madura menjadi kunci agar pengusulan Trunojoyo tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan kesadaran kolektif akan nilai historis dan keteladanan perjuangan tokoh tersebut.
“Dengan dukungan akademik dan masyarakat luas, proses pengusulan akan lebih kuat dan komprehensif,” ujar politisi besutan Gerindra tersebut.
Dorongan tersebut sejalan dengan upaya penguatan literasi sejarah dan budaya Madura di tingkat nasional. Fadli berharap, pengusulan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kesadaran sejarah sekaligus memperkokoh identitas budaya Madura dalam narasi kebangsaan Indonesia.





