Lomba Mewarnai Tingkat TK/RA di Sumenep Dorong Kreativitas Anak Sejak Dini
SUMENEP | Seorang siswa TK Negeri Pembina Sumenep, Ade Dimas Reigananda Al Jabbar, ikut meramaikan lomba mewarnai dan menggambar yang diikuti anak-anak tingkat taman kanak-kanak (TK) dan raudhatul athfal (RA) se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas anak usia dini sekaligus menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Dimas, sapaan akrab Ade Dimas Reigananda Al Jabbar, tercatat masih menempuh pendidikan di kelas A TK Negeri Pembina Sumenep. Putra pasangan Maksum Sirat dan Dina itu menjadi salah satu peserta yang menunjukkan antusiasme dalam ajang edukatif tersebut.
Panitia pelaksana yang juga Ketua Paguyuban UMKM Tajamara, Heri Santoso, menyampaikan bahwa lomba mewarnai dan menggambar ini dirancang sebagai sarana pembinaan kreativitas sejak dini.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada dunia pendidikan anak, tetapi juga diharapkan memberi efek positif bagi geliat UMKM di daerah.
“Melalui lomba ini, kami ingin anak-anak bisa menyalurkan imajinasi dan kreativitasnya. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung dan mengenalkan produk UMKM kepada masyarakat,” ujar Heri saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (10/1) pagi.
Ia menambahkan, pelaksanaan lomba mendapat dukungan dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI). Informasi kegiatan juga telah disebarluaskan ke berbagai lembaga TK dan RA di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.
Dalam lomba mewarnai untuk tingkat TK dan RA, panitia akan menyeleksi sepuluh karya terbaik. Para peserta terpilih berhak menerima uang pembinaan, trofi, serta sertifikat penghargaan.
Sementara itu, untuk kategori lomba menggambar, panitia menetapkan juara pertama, kedua, dan ketiga dengan hadiah serupa.
Dari sisi orang tua, Dina mengaku berharap keikutsertaan anaknya dalam ajang tersebut dapat memberikan pengalaman positif.
Ia menilai lomba semacam ini dapat membantu meningkatkan fokus belajar serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak.
“Semoga dengan mengikuti kegiatan seperti ini, anak saya bisa lebih berkembang, semakin kreatif, dan lebih semangat dalam belajar ke depannya,” kata Dina.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi media pembinaan kreativitas anak usia dini, ajang ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku UMKM di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. (*)





