Daerah

Malam Penuh Cahaya, Warga Griya Utama II Bangkalan Ketuk Pintu Langit Jelang Ramadan

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Malam menjelang Ramadan di Perumahan Griya Utama II, Kabupaten Bangkalan, terasa berbeda dari biasanya. Ratusan warga tumpah ruah di jalan utama hingga gang-gang perumahan, mengikuti tradisi ketuk pintu langit dengan melantunkan Burdah sambil membawa obor, Sabtu malam (07/02/2026).

Cahaya obor yang menyala di tangan warga menerangi sudut-sudut perumahan, berpadu dengan lantunan shalawat dan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti lingkungan warga, menciptakan nuansa religius yang mendalam dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Sejak usai salat Isya, warga dari berbagai kalangan—mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua—berjalan beriringan menyusuri jalan dan gang perumahan. Lantunan Burdah dilafalkan secara bersama-sama sebagai doa kolektif dan ikhtiar batin agar Ramadan dapat dijalani dengan penuh keberkahan dan ketenangan.

Ruski, Ketua Takmir Musholla Al Maimuna, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus permohonan kepada Allah SWT agar seluruh warga diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menjalani ibadah puasa.

“Melalui lantunan Burdah dan doa bersama ini, kami mengetuk pintu langit, memohon agar Ramadan membawa rahmat, kedamaian, serta keberkahan bagi lingkungan Griya Utama II,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tradisi membawa obor memiliki makna simbolik sebagai cahaya penerang, baik secara lahir maupun batin. Cahaya obor menjadi pengingat agar warga memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat kebersamaan.

”Selain sebagai kegiatan keagamaan, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga“ imbuhnya.

Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung dinilai mampu memperkuat kekompakan dan kepedulian sosial di lingkungan perumahan.

Warga berharap tradisi pembacaan Burdah berobor ini dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin setiap menjelang Ramadan. Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk syiar Islam yang sederhana namun sarat makna.

Dengan lantunan shalawat yang menggema di jalan dan gang perumahan serta cahaya obor yang menerangi langkah warga, penyambutan Ramadan di Griya Utama II Bangkalan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *