91 Gerai KDMP Tanpa PBG, Ujian Kepemimpinan Bupati Bangkalan

Senin, 2 Maret 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gambar ilustrasi KDMP di Kabupaten Bangkalan.

Foto: Gambar ilustrasi KDMP di Kabupaten Bangkalan.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Pembangunan 91 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terus berjalan meski belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Situasi ini memicu pertanyaan serius mengenai konsistensi tata kelola pemerintahan daerah dalam menjalankan program strategis nasional.

Pasi Intel Kodim 0829 Bangkalan, M. Sudi, mengakui seluruh gerai yang tengah dibangun memang belum memiliki PBG. Ia menyebut pihaknya sejak awal telah mengingatkan pemerintah daerah mengenai kewajiban administratif tersebut.

“Sejak awal kami sudah sampaikan soal kewajiban PBG ini, tapi dari pihak sana (Pemkab) belum ada realisasi penerbitan,” kata Sudi.

Menurut dia, koordinasi dengan Bupati Bangkalan sudah dilakukan. Namun hingga kini belum ada langkah konkret terkait percepatan penerbitan izin. Sudi tidak merinci alasan belum terbitnya PBG tersebut.

Program KDMP merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto. Dalam instruksi itu, kepala daerah diperintahkan mempercepat penerbitan perizinan, termasuk PBG, serta melakukan pembinaan dan pengawasan ketat atas pembangunan fisik gerai.

Pada poin ke-13 huruf c, bupati secara spesifik diminta mempercepat penerbitan izin guna mendukung akselerasi pembangunan. Sementara huruf e menegaskan kewajiban pembinaan dan pengawasan sesuai peraturan perundang-undangan.

Pemerhati kebijakan publik Jawa Timur, Ahmad Annur, menilai polemik ini menjadi ujian kepemimpinan Bupati Bangkalan. Menurut dia, percepatan yang dimaksud dalam instruksi presiden bukan berarti mengesampingkan prosedur.

“Percepatan itu berarti prosesnya dipercepat, bukan dilewati. Kalau pembangunan sudah berjalan tanpa PBG, maka ada persoalan pengendalian dan pengawasan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Ahmad menilai skala pembangunan yang mencapai 91 titik tanpa satu pun izin terbit menunjukkan adanya problem struktural dalam birokrasi daerah.

“Ini bukan lagi soal teknis. Ini soal keberanian mengambil keputusan dan memastikan semua berjalan sesuai aturan,” katanya.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyampaikan secara terbuka status perizinan seluruh gerai KDMP tersebut, termasuk tahapan yang telah dilakukan serta target waktu penerbitan PBG. Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk menjaga legitimasi program sekaligus mencegah potensi persoalan hukum di kemudian hari.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru