Lora Galis Bangkalan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

BANGKALAN | Ejaberita.co Dugaan pencabulan di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, menyeruak setelah seorang santriwati melarikan diri pada malam hari dari kompleks pesantren. Pelarian itu membuka tabir praktik bejat yang diduga dilakukan seorang oknum lora berinisial UF kepada lebih dari 30 santriwati.

Kasus ini baru dilaporkan secara resmi ke Polda Jawa Timur pada Senin malam, 1 Desember 2025. Namun, sejumlah warga mengaku isu serupa sudah lama beredar—meski tak satu pun berani bersuara lantang.

Seorang warga Galis berinisial MM menuturkan bahwa ia sudah mengetahui kabar pencabulan tersebut sejak lama. “Saya tahu sejak lama, tapi tidak berani cerita. Pihak pondok datang ke rumah, minta agar tidak sampai ramai,” ujar MM, dikutip Media Jatim, Rabu, 3 Desember 2025.

MM menyebut sebagian korban masih duduk di bangku madrasah aliyah dan sanawiyah. Ada pula yang telah menjadi alumni. Ia mendengar kabar adanya korban yang diduga hamil, meski informasi itu belum dapat dipastikan.

Salah satu korban akhirnya memutuskan melapor ke Mapolda Jatim, didampingi Direktur Muslimah Humanis Indonesia (MHI), Mutmainnah. Kepada wartawan, Mutmainnah menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar rumor.

“Benar terjadi pencabulan di salah satu ponpes di Galis. Laporan sudah kami sampaikan ke Polda Jatim,” kata Mutmainnah dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Desember 2025.

Menurut Mutmainnah, korban mengalami trauma berat akibat peristiwa tersebut. MHI kini memfokuskan diri pada pemulihan psikologis korban sembari terus menelusuri dugaan modus yang dilakukan UF serta mengidentifikasi jumlah korban yang sesungguhnya.

Mutmainnah menilai keberanian para korban untuk bersaksi menjadi kunci. “Yang terpenting sekarang adalah memperkuat kondisi korban. Keberanian mereka akan sangat menentukan jalannya proses hukum,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB