UMK Pamekasan 2026 Naik di Atas Usulan, Apindo Keberatan tapi Tetap Patuh

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

PAMEKASAN | Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 untuk 38 kabupaten/kota di Jawa Timur resmi ditetapkan. Menariknya, UMK Pamekasan justru ditetapkan lebih tinggi dibandingkan rekomendasi yang sebelumnya diajukan Pemerintah Kabupaten Pamekasan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan hasil sidang Dewan Pengupahan Kabupaten Pamekasan, UMK 2026 direkomendasikan sebesar Rp 2.506.330. Namun, dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025, UMK Pamekasan ditetapkan menjadi Rp 2.528.004.

Keputusan tersebut menuai keberatan dari kalangan pengusaha. Bagian Pengupahan Apindo Pamekasan, Agus Soeharto, menyebut besaran UMK yang ditetapkan gubernur dinilai semakin memberatkan.

Menurutnya, kenaikan UMK sebesar 5,46 persen yang diusulkan sebelumnya—dari Rp 2.379.614 menjadi Rp 2.506.330—sudah cukup berat bagi pengusaha.

“Malah yang keluar dan disahkan sebesar Rp 2.528.004,” ungkap Agus.

Meski demikian, Agus menegaskan pihaknya tetap berkomitmen mematuhi keputusan pemerintah. Apindo bersama tim pengupahan akan melakukan sosialisasi dan pengawasan pelaksanaan UMK di lapangan.

“Januari awal sosialisasi dan Februari verifikasi ke perusahaan-perusahaan. Ini amanah buat kami, jadi perlu disampaikan kepada pemberi kerja. Untuk membuktikan berjalan atau tidak UMK ini, perlu ada verifikasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Naker Pamekasan, Achmad Sjaifudin, menjelaskan kenaikan UMK yang ditetapkan Pemprov Jatim disebabkan nilai ring alfa yang digunakan lebih tinggi dari usulan kabupaten.

Menurutnya, penetapan tersebut tetap sesuai aturan.

“Ring alfa untuk penetapan UMK 2026 itu antara 0,5 sampai 0,9. Gubernur mungkin punya pertimbangan lain sehingga alfanya sekitar 0,79, sedangkan usulan kabupaten 0,6,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru