Alih-alih Pesta, Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Sampang Berujung Kisruh

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Paruh Waktu yang digelar di Alun-alun Trunojoyo Sampang

Prosesi Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Paruh Waktu yang digelar di Alun-alun Trunojoyo Sampang

SAMPANG | Momen yang semestinya menjadi penanda sejarah bagi ribuan tenaga honorer di Kabupaten Sampang justru berubah menjadi kisah getir. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Paruh Waktu yang digelar di Alun-alun Trunojoyo, Selasa (23/12/2025), diwarnai kesalahan administrasi hingga kericuhan di lapangan.

Euforia para peserta yang datang bersama keluarga mendadak sirna begitu SK diterima. Sejumlah penerima menemukan kesalahan fatal pada data pribadi yang tercantum dalam dokumen resmi tersebut. Kekeliruan input data ini diduga berasal dari panitia Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang.

Salah satu peserta berinisial W mengaku terkejut saat memeriksa isi SK miliknya. Ia mendapati riwayat pendidikan yang tercantum tidak sesuai dengan data sebenarnya.

“Di kolom tahun kelulusan SMA tertulis 2011, padahal itu bukan tahun kelulusan saya. Ini bukan kesalahan kecil, karena bisa berdampak pada administrasi ke depan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Masalah tak berhenti pada administrasi. Buruknya pengelolaan acara turut memicu kekacauan. Jumlah peserta yang membludak, ditambah pengaturan massa yang dinilai kurang efektif, membuat suasana di lokasi sempat tak terkendali. Beberapa peserta bahkan dilaporkan pingsan akibat berdesak-desakan di bawah terik matahari.

Melihat kondisi yang kian memburuk, panitia akhirnya menghentikan proses pembagian SK di lokasi terbuka. Peserta kemudian diarahkan untuk mengambil SK melalui bagian tata usaha di masing-masing instansi secara bertahap.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sampang, Arif Lukman Hidayat, membenarkan adanya kesalahan data pada sejumlah SK. Ia menyebut hal tersebut murni akibat kendala teknis dan berjanji akan segera melakukan perbaikan.

“Kami mohon maaf. Itu murni kesalahan teknis. SK yang bermasalah akan segera kami revisi agar data peserta kembali sesuai,” kata Arif saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.

Terkait kericuhan di lapangan, Arif menepis anggapan bahwa pihaknya tidak siap. Menurutnya, persoalan utama terletak pada jumlah peserta yang sangat besar sehingga sulit dikendalikan.

“Bukan karena kurang persiapan, tapi karena peserta sangat banyak. Demi keamanan bersama, penyerahan SK kami hentikan dan dialihkan melalui dinas masing-masing,” pungkasnya.

Insiden ini menyisakan catatan penting bagi pemerintah daerah: pengangkatan PPPK yang menyangkut nasib ribuan orang tak cukup hanya dirayakan seremonial, tetapi menuntut ketelitian administrasi dan manajemen lapangan yang matang.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru