EJABERITA.CO | Bangkalan – Kebahagiaan terpancar dari wajah para tenaga pendidik di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Setelah vakum selama beberapa tahun, kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal guru akhirnya kembali digelar dengan penuh kehangatan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Jak’far, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Moch Musleh.
Ketua Forum Kelompok Kerja (FKK) UPTD SD Kecamatan Burneh, Muhammad Zainuddin, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar. Ia menyebut tingkat kehadiran peserta hampir mencapai 100 persen, khususnya dari kalangan guru ASN, baik PNS maupun PPPK.
“Alhamdulillah, acara ini berjalan sesuai target. Bapak Wakil Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan bisa hadir. Begitu juga dengan Bapak/Ibu guru, kehadirannya hampir 100 persen,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menjalin Kekompakan dan Kekeluargaan
Menurut Zainuddin, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjadi momentum saling memaafkan antar sesama tenaga pendidik. Ia berharap Halal Bihalal ini dapat kembali menjadi agenda rutin tahunan setelah sempat terhenti cukup lama.
Selain itu, pemilihan lokasi juga dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas bagi seluruh peserta.
“Kami memilih lokasi di wilayah Burneh karena posisinya di tengah. Jika terlalu ke utara, kasihan yang dari selatan. Akses jalan dan lahan parkir juga kami perhatikan agar semua mudah menjangkaunya,” jelasnya.
Apresiasi dan Pesan untuk Guru
Dalam sambutannya, Fauzan Jak’far menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia menegaskan bahwa momen Halal Bihalal tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi ajang menyatukan visi dan semangat baru.
“Guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Bangkalan. Melalui momentum Syawal ini, mari kita perbarui semangat kerja dengan hati yang bersih. Tantangan pendidikan ke depan semakin besar, sehingga inovasi dan kesabaran menjadi kunci,” tuturnya.
Sementara itu, Moch Musleh menekankan bahwa peran guru di era saat ini tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik.
“Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus memberikan contoh keteladanan. Bukan sekadar materi, melainkan membangun karakter. Itu yang harus menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.(*)
Penulis : Maulana
Editor : Arfa
















