Diduga Dipicu Tolak Pungli, Penjaga Loket Terminal Bangkalan Dipukul Preman hingga Benjol

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diana Novita menunjukkan hasil visum usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh preman terminal di kawasan Terminal Bangkalan, Kamis (21/5/2026).

Diana Novita menunjukkan hasil visum usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh preman terminal di kawasan Terminal Bangkalan, Kamis (21/5/2026).

EJABERITA.CO | Bangkalan – Aksi kekerasan terhadap seorang perempuan penjaga loket karcis terjadi di Terminal Bangkalan, Jawa Timur, dan videonya viral di media sosial. Korban diduga menjadi sasaran penganiayaan setelah menolak praktik pungutan liar (pungli) uang keamanan yang disebut telah lama terjadi di area terminal.

Korban diketahui bernama Diana Novita (50), penjaga loket bus di Terminal Bangkalan. Ia mengaku dipukul oleh seorang pria berinisial HS alias Hamsi saat berusaha melerai keributan yang melibatkan anaknya dengan penjaga loket lain.

Dalam video amatir yang beredar, suasana terminal tampak ricuh. Sejumlah orang terlihat terlibat adu mulut hingga terjadi aksi pemukulan terhadap korban oleh pria berbaju putih.

Menurut Diana, keributan bermula dari perselisihan antara anaknya dengan penjaga loket lain karena berebut penumpang.

“Awalnya anak saya terlibat cekcok, saya berusaha melerai,” ujar Diana saat memberikan keterangan, Kamis (21/5/2026).

Namun saat mencoba menenangkan situasi, korban justru mendapat pukulan dari arah belakang.

“Kepala saya dipukul dari belakang sampai benjol,” ungkapnya.

Kericuhan di terminal sempat memanas sebelum akhirnya dilerai petugas terminal yang berada di lokasi. Usai kejadian, Diana langsung melapor ke Polres Bangkalan dengan membawa hasil visum rumah sakit sebagai bukti dugaan penganiayaan.

Tak hanya melaporkan aksi kekerasan, korban juga menuding pelaku merupakan preman terminal yang kerap meminta uang keamanan secara paksa kepada pedagang dan pengelola loket.

“Saya dipukul sama preman yang namanya Hamsi. Karena agen tempat saya bekerja tidak mau membayar uang preman, makanya saya dimusuhi oleh dia,” kata Diana.

Korban menduga penolakan terhadap pungli tersebut menjadi pemicu pelaku menyimpan dendam hingga akhirnya melakukan penganiayaan saat terjadi keributan di terminal.

Kini kasus dugaan penganiayaan sekaligus praktik premanisme di Terminal Bangkalan itu tengah ditangani pihak kepolisian Polres Bangkalan.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teror Curanmor di Sampang Terkuak, Polisi Ringkus 17 Tersangka dari Berbagai Kecamatan
Komplotan Curanmor di Bangkalan Dibekuk Saat Bersembunyi di Geger, Satu Pelaku Masuk DPO
Pria Asal Batam Tertangkap Bobol Kotak Amal Masjid di Bangkalan, Mendadak Linglung Saat Diamankan
Jejak Kasus Penyekapan di Bangkalan Terkuak, Saksi yang Sempat Mangkir Diamankan di Jalan
Tidur Pulas di Persembunyian, Buron Maling Sapi Bangkalan Bangun-Bangun Diborgol Polisi
Sidang Dugaan Kredit Fiktif BRI Sumenep, Istri Korban Ngaku Diminta Bilang “Iya” Saat Ditelepon Bank
Misteri Motor Terlantar di Jembatan Suramadu Terkuak, Wanita Asal Sidoarjo Ditemukan Tewas di Perairan Kamal
22 Kg Kokain Dimusnahkan, Pesisir Sumenep Disinyalir Jadi Jalur Baru Narkoba Internasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:36 WIB

Diduga Dipicu Tolak Pungli, Penjaga Loket Terminal Bangkalan Dipukul Preman hingga Benjol

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:45 WIB

Teror Curanmor di Sampang Terkuak, Polisi Ringkus 17 Tersangka dari Berbagai Kecamatan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:41 WIB

Pria Asal Batam Tertangkap Bobol Kotak Amal Masjid di Bangkalan, Mendadak Linglung Saat Diamankan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Jejak Kasus Penyekapan di Bangkalan Terkuak, Saksi yang Sempat Mangkir Diamankan di Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:40 WIB

Tidur Pulas di Persembunyian, Buron Maling Sapi Bangkalan Bangun-Bangun Diborgol Polisi

Berita Terbaru