Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah nasabah BCA di Sumenep mengeluhkan saldo rekening berkurang usai layanan QRIS MyBCA mengalami gangguan pada Kamis malam (13/5/2026). Salah satu nasabah mengaku kehilangan saldo hingga jutaan rupiah setelah transaksi gagal berulang kali.

Sejumlah nasabah BCA di Sumenep mengeluhkan saldo rekening berkurang usai layanan QRIS MyBCA mengalami gangguan pada Kamis malam (13/5/2026). Salah satu nasabah mengaku kehilangan saldo hingga jutaan rupiah setelah transaksi gagal berulang kali.

EJABERITA.CO | Sumenep – Gangguan layanan QRIS yang sempat dialami PT Bank Central Asia Tbk atau BCA pada Kamis malam, 13 Mei 2026, memicu keluhan dari sejumlah nasabah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Salah satu nasabah mengaku kehilangan saldo hingga jutaan rupiah usai transaksi QRIS gagal berulang kali.

Nasabah tersebut adalah Bahri, warga Sumenep, yang mengalami persoalan saat hendak melakukan pembayaran menggunakan QRIS melalui aplikasi MyBCA sekitar pukul 22.00 WIB.

“Saya waktu itu mau beli sesuatu pakai QRIS, tapi gagal terus. Saya coba sampai lima kali,” ujar Bahri saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5).

Di saat bersamaan, Bahri melihat adanya pemberitahuan pembaruan aplikasi MyBCA. Karena merasa ada yang tidak normal, ia kemudian memperbarui aplikasi melalui Play Store.

Namun setelah aplikasi diperbarui, layanan QRIS disebut masih tidak dapat digunakan. Bahri justru terkejut ketika mengetahui saldo rekeningnya berkurang drastis.

“Pas saya cek, saldo saya tinggal sekitar Rp44 ribu. Padahal sebelumnya ada sekitar Rp4 juta lebih,” katanya.

Merasa panik, Bahri kemudian mendatangi mesin ATM di Kantor BCA Sumenep untuk memastikan kondisi rekeningnya. Di lokasi tersebut, ia mengaku bertemu sejumlah nasabah lain yang mengalami persoalan serupa.

“Saya ke ATM BCA Sumenep malam itu. Ternyata ada beberapa orang juga yang mengeluhkan hal yang sama,” tuturnya.

Menurut Bahri, petugas keamanan yang berjaga di kantor BCA sempat menemui para nasabah dan menyampaikan bahwa layanan QRIS BCA memang sedang mengalami gangguan.

“Satpam bilang kalau QRIS BCA memang sedang error,” ucapnya.

Keesokan harinya, Bahri mengaku sempat menerima dana masuk sekitar Rp89 ribu. Namun nominal tersebut dinilai tidak sesuai dengan jumlah saldo yang sebelumnya terpotong.

“Di mutasi MyBCA memang ada notifikasi uang masuk sekitar Rp89 ribu, tapi waktu saya cek saldo tetap cuma Rp44 ribu,” katanya.

Bahri mengaku telah berupaya menghubungi layanan Halo BCA maupun customer service MyBCA. Akan tetapi hingga kini keluhannya disebut belum mendapatkan penyelesaian.

“Saya sudah coba hubungi Halo BCA dan customer service MyBCA, tapi belum bisa juga. Sampai sekarang saldo saya belum kembali,” keluhnya.

Ia juga menyebut pihak keamanan kantor BCA Sumenep meminta dirinya datang kembali pada jam operasional kerja karena pelayanan penuh baru dapat dilakukan pada Senin, 18 Mei 2026.

Sementara itu, pihak BCA membenarkan sempat terjadi kendala pada layanan transaksi QRIS. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, memastikan layanan QRIS kini telah kembali normal.

“PT Bank Central Asia Tbk memohon maaf atas ketidaknyamanan nasabah terkait kendala dalam transaksi QRIS. Kami memastikan saat ini nasabah dapat kembali bertransaksi menggunakan QRIS melalui layanan BCA,” ujar Hera dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, selama gangguan berlangsung nasabah tetap dapat menggunakan metode transaksi lain seperti kartu debit, kartu kredit, transfer, maupun pembayaran berbasis NFC pada perangkat tertentu.

Terkait saldo nasabah yang sempat terpotong akibat transaksi gagal, BCA memastikan proses pengembalian dana sedang berjalan.

“Kami memastikan seluruh proses pengembalian dana yang sempat terkendala gangguan tersebut sedang berjalan,” jelasnya.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Ratusan Jemaah Haji Sampang Dilepas Haru, Bupati Slamet Junaidi Titip Pesan Khusus soal Cuaca Ekstrem di Arab Saudi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru