
EJABERITA.CO | BANGKALAN – Ratusan ibu rumah tangga menyerbu Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, Madura, Senin (6/7/2026). Warga bahkan rela berdesakan demi mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dalam GPM ke-82 tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang yang didominasi kaum ibu. Mereka saling berhimpitan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Sejumlah warga juga tampak datang sambil menggendong anak untuk mendapatkan bantuan telur gratis yang dibagikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau lokasi.
Salah seorang warga Kelurahan Kemayoran, Sumiyati, mengaku telah mengantre sejak pagi untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya.
“Saya datang dari pagi bersama anak. Tadi sempat mengambil bantuan telur setengah kilogram khusus untuk yang membawa anak. Setelah itu langsung ikut antre membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.
Komoditas yang paling banyak diburu masyarakat antara lain beras, cabai, gula pasir, dan minyak goreng. Harga yang ditawarkan dalam pasar murah ini lebih rendah, dengan selisih sekitar 40 hingga 50 persen dibandingkan harga di pasar tradisional.
Sumiyati mencontohkan, beras medium yang biasanya dijual sekitar Rp15.000 per kilogram dapat dibeli hanya Rp55.000 untuk kemasan 5 kilogram atau setara Rp11.000 per kilogram.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan Gerakan Pasar Murah merupakan upaya konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.
Selain menyediakan sembako murah, GPM juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya melalui stan yang disediakan di lokasi kegiatan.
“Dalam kegiatan ini, Pemprov Jatim bersinergi dengan pemerintah daerah dan Bulog untuk menekan inflasi. Ke depan, kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di setiap daerah,” kata Khofifah.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Madura, Moh. Rofi’e, mengatakan pihaknya menyalurkan sekitar 5 hingga 8 ton beras untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Pasar Murah di Bangkalan. Selain beras, Bulog juga menyediakan minyak goreng dengan harga di bawah pasaran.
“Kami selalu siap mendukung dan menyuplai kebutuhan pangan dalam kegiatan GPM yang diinisiasi Ibu Gubernur. Alhamdulillah, penyaluran ini rutin kami lakukan di setiap kabupaten,” pungkas Rofi’e. (*)
Penulis : Imamudin
Editor : din













Komentar