Sulap Pekarangan Kantor Jadi Kebun Melon, DP2KP Bangkalan Kenalkan Urban Farming kepada Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Berkebun tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Di tengah keterbatasan ruang, terutama di kawasan perkotaan, masyarakat tetap dapat memanfaatkan pekarangan menjadi lahan produktif.

Hal itu dibuktikan oleh Dinas Pertaian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan yang menyulap pekarangan kantornya menjadi kebun melon. Lahan kosong seluas sekitar 100 meter persegi yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini dipenuhi ratusan polybag berisi tanaman melon.

Sebanyak 200 polybag ditata mengelilingi pekarangan kantor. Tanaman melon yang merambat di sekeliling area tersebut bahkan berfungsi sebagai pagar alami, sehingga menciptakan suasana kantor yang lebih hijau, asri, dan produktif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP2KP Bangkalan, CHK Karyadinata, mengatakan gagasan memanfaatkan pekarangan kantor telah dirintis sejak dua tahun lalu. Berbekal latar belakang pendidikan di bidang pertanian, ia berinisiatif menyediakan ratusan polybag untuk dijadikan media budidaya.

“Ada sekitar 200 polybag yang rata-rata ditanami melon,” ujarnya.

Sebelum membudidayakan melon, pekarangan tersebut lebih dahulu ditanami cabai dan tomat. Namun, sekitar tiga bulan lalu, pihaknya mulai mengembangkan budidaya melon serta beberapa jenis tanaman buah lainnya.

Menurut CHK, program tersebut bukan sekadar mempercantik lingkungan kantor, melainkan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang konsep pertanian perkotaan atau urban farming. Ia ingin menunjukkan bahwa bertani tetap bisa dilakukan meski hanya memiliki lahan yang terbatas.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa bertani itu mudah dan menyenangkan,” katanya.

Ia menjelaskan, perawatan tanaman melon relatif sederhana. Tanaman hanya membutuhkan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore. Aktivitas tersebut juga tidak mengganggu jam kerja para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan DP2KP.

Bahkan, kata CHK, para pegawai justru antusias merawat tanaman karena menjadi bagian dari penilaian kinerja internal.

“Di kantor ini ada program pemilihan ASN terbaik setiap bulan. Para pegawai berlomba-lomba merawat tanaman sebelum masuk kerja atau setelah jam kantor selesai,” jelasnya.

Saat ini, tanaman melon telah memasuki fase berbuah dan diperkirakan siap dipanen sekitar dua minggu lagi. Menariknya, hasil panen tersebut sudah banyak dipesan, baik oleh pegawai di lingkungan kantor maupun masyarakat sekitar.

“Sekitar dua minggu lagi buah melon ini sudah siap dipanen,” pungkasnya.

Selain melon, pekarangan kantor DP2KP Bangkalan juga ditanami berbagai komoditas pangan lainnya, seperti blewah, tomat, dan cabai. Keberadaan beragam tanaman tersebut menjadikan kawasan kantor sebagai ekosistem pangan mini sekaligus contoh nyata pemanfaatan lahan sempit untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah perkotaan. (*)

Penulis : Imamudin

Editor : din

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru