Desak Penegakan Perda, PMII Pamekasan Minta Satpol PP Sanksi Karaoke dan Penginapan Nakal

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​AUDIENSI PERDA: Pengurus Cabang PMII Pamekasan saat menggelar audiensi dengan Kepala Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno, di Kantor Satpol PP Pamekasan. PMII mendesak penindakan tegas terhadap tempat karaoke, hotel, dan penginapan yang diduga melanggar Perda.

EJABERITA.CO | PAMEKASAN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan. Kedatangan massa aksi ini bertujuan mendesak penegakan Peraturan Daerah (Perda) secara tegas terhadap sejumlah tempat karaoke, hotel, dan penginapan yang diduga kuat melanggar aturan.

Langkah tersebut diambil PMII untuk menyuarakan keresahan masyarakat atas maraknya tempat usaha yang beroperasi di luar ketentuan perizinan. Selain itu, mereka menilai aktivitas ilegal tersebut berpotensi mencoreng nilai-nilai religius Pamekasan yang selama ini dikenal dengan slogan Gerbang Salam.

Sekretaris Umum PC PMII Pamekasan, Wail Alfarisi, menegaskan bahwa seluruh bentuk usaha di Pamekasan wajib berjalan sesuai regulasi tanpa ada perlakuan khusus atau keistimewaan bagi pihak mana pun.
​“Kami meminta Satpol PP bertindak profesional dan konsisten dalam menegakkan Perda. Jika ditemukan tempat karaoke, hotel, atau penginapan yang terbukti melanggar, sanksi tegas harus dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Wail saat audiensi berlangsung.

Selain menuntut pemberian sanksi, PMII juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk meningkatkan pengawasan secara berkala terhadap tempat-tempat usaha yang berpotensi memicu gangguan ketertiban umum.

​Menanggapi tuntutan mahasiswa, Kepala Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno, berjanji akan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan. Pihaknya menyatakan bakal mengintensifkan pengawasan terhadap usaha hiburan malam, hotel, hingga rumah kos.
​“Kami akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Tentunya seluruh tindakan akan disesuaikan dengan Perda yang berlaku,” ungkap Yusuf.

Kendati demikian, Satpol PP menegaskan bahwa setiap upaya penindakan dan pemberian sanksi di lapangan tetap harus mengacu pada prosedur hukum, hasil pengawasan, serta kecukupan alat bukti yang sah. (*)

Penulis : Imamudin

Editor : Din

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru