Lilin Menyala di Sampang, Doa Mengiringi Pencarian Lima Jurnalis di Anak Krakatau

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan jurnalis Sampang menyalakan lilin saat menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di kawasan Anak Gunung Krakatau, Minggu (13/9/2026) malam.

Puluhan jurnalis Sampang menyalakan lilin saat menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di kawasan Anak Gunung Krakatau, Minggu (13/9/2026) malam.

EJABERITA.CO | Sampang — Puluhan jurnalis di Kabupaten Sampang menyalakan lilin di depan Monumen Kabupaten Sampang, Minggu (13/9/2026) malam. Mereka berkumpul untuk mendoakan lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Anak Gunung Krakatau.

Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral bagi para jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian. Nyala lilin menjadi simbol harapan agar kelima wartawan itu segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Dalam perjalanan tersebut, mereka juga bersama tiga awak kapal. Ketiganya yakni Warta selaku kapten kapal, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu atau guide. Keberadaan delapan orang tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian.

Perwakilan wartawan Kabupaten Sampang, Hanggara Pratama, mengatakan doa bersama itu merupakan bentuk kepedulian sesama insan pers terhadap musibah yang menimpa rekan-rekan mereka.

“Kami di Sampang turut prihatin dan merasakan duka atas peristiwa ini. Doa bersama ini adalah bentuk solidaritas kami kepada rekan-rekan jurnalis yang sedang dalam pencarian,” ujar Hanggara.

Menurutnya, pekerjaan jurnalistik memiliki risiko karena wartawan harus turun langsung ke lapangan untuk mencari informasi dan memastikan fakta yang kemudian disampaikan kepada masyarakat.

Hanggara berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dapat mengerahkan kemampuan terbaik sehingga para jurnalis dan awak kapal segera ditemukan.

“Kami berharap mereka semua segera ditemukan dalam keadaan selamat. Semoga tim pencarian diberikan kemudahan dan seluruh keluarga yang menunggu diberi kekuatan,” katanya.

Ia menegaskan solidaritas wartawan tidak dibatasi wilayah maupun organisasi. Musibah yang menimpa jurnalis saat menjalankan tugas, kata dia, menjadi keprihatinan seluruh insan pers.

“Kami tidak ingin hanya berdiam diri. Lilin yang kami nyalakan malam ini menjadi simbol bahwa harapan itu tetap ada. Semoga kabar baik segera datang dan rekan-rekan kami bisa kembali dengan selamat,” tuturnya.

Usai doa bersama, puluhan wartawan Sampang melanjutkan aksi dengan membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lampu merah dekat lokasi kegiatan.

Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk sedekah dan ajakan kepada masyarakat untuk ikut mendoakan lima jurnalis serta tiga awak kapal yang masih dalam pencarian.

Di tengah ketidakpastian, para wartawan Sampang memilih menjaga harapan tetap menyala. Mereka berharap operasi pencarian segera membuahkan kabar baik dan seluruh jurnalis serta awak kapal dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat.(*)

Penulis : Fadil

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

60 Kabupaten, Satu Lapangan: Cerita PKDI Cup II 2026
Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo
Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu
Dikenal Disiplin dan Peduli Bawahan, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ruly Yunis Stiawati Tinggalkan Duka Mendalam
Sampang Jadi Pusat Perhatian Nasional, Prabowo Luncurkan Program Jalan Daerah Terbesar 2026
Pupuk Indonesia Sebut Bangkalan Jadi Pionir Pertanian Digital di Indonesia
Ribuan Pelajar dan Warga Bangkalan Antusias Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Penutupan Munas-Konbes NU
Bicara Apa Adanya di Penutupan Munas-Kombes NU, Prabowo Sebut Banyak Kekayaan Negara Menguap ke Luar Negeri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Lilin Menyala di Sampang, Doa Mengiringi Pencarian Lima Jurnalis di Anak Krakatau

Minggu, 13 September 2026 - 18:34 WIB

60 Kabupaten, Satu Lapangan: Cerita PKDI Cup II 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo

Senin, 6 Juli 2026 - 15:33 WIB

Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:08 WIB

Dikenal Disiplin dan Peduli Bawahan, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ruly Yunis Stiawati Tinggalkan Duka Mendalam

Berita Terbaru

Ketua PKDI Korwil Madura Moh. Wijdan (kanan) bersama sekjen PKDI di turnamen sepak bola kepala desa di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (13/9/2026). Turnamen ini mempertemukan kepala desa dari sekitar 60 kabupaten.

Nasional

60 Kabupaten, Satu Lapangan: Cerita PKDI Cup II 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:34 WIB

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB