Achmad Fauzi Wongsojudo Dipilih Lagi, PDIP Sumenep Bidik Konsolidasi Internal

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIMBOLIK. Jajaran pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep berpose bersama usai Konferensi Cabang di Surabaya, menandai penetapan kepengurusan periode 2025–2030. (istimewa/ejaberita.co)

SIMBOLIK. Jajaran pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep berpose bersama usai Konferensi Cabang di Surabaya, menandai penetapan kepengurusan periode 2025–2030. (istimewa/ejaberita.co)

SUMENEP | Achmad Fauzi Wongsojudo kembali dipercaya untuk menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ia akan menjalankan mandat kepemimpinan partai berlambang banteng moncong putih itu untuk masa bakti 2025–2030.

Penetapan tersebut diputuskan dalam agenda Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar di Surabaya pada Sabtu, 20 Desember 2025. Forum partai itu secara resmi mengukuhkan Fauzi sebagai ketua DPC untuk periode berikutnya.

Terpilihnya kembali Fauzi menandai kesinambungan kepemimpinan PDI Perjuangan di tingkat kabupaten Sumenep.

Pada periode sebelumnya, ia dinilai berhasil menjaga kohesi internal partai serta meningkatkan perolehan suara dalam pemilihan umum terakhir, meski hasilnya belum sepenuhnya sesuai dengan target awal.

Menanggapi mandat yang kembali diembankan kepadanya, Fauzi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran partai, khususnya pengurus pusat PDI Perjuangan. Ia menilai kepercayaan tersebut sebagai amanah besar yang menuntut tanggung jawab dan kerja serius.

“Yang pertama tentu saya menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada partai, khususnya DPP PDI Perjuangan, karena kembali memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin,” ujar Fauzi, Minggu (21/12).

Fauzi juga menyinggung capaian PDI Perjuangan Sumenep pada Pemilu Legislatif sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa partainya saat itu membidik 13 kursi di DPRD Kabupaten Sumenep. Namun, hasil akhir yang diraih baru mencapai 11 kursi.

“Target kami sebenarnya 13 kursi, tetapi yang bisa kami raih baru 11 kursi. Atas capaian yang belum maksimal itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan simpatisan,” kata dia.

Meski belum memenuhi sasaran, Fauzi menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh di internal partai.

Menurut dia, evaluasi organisasi dan penguatan struktur hingga tingkat bawah akan menjadi fokus utama dalam menyongsong pemilu mendatang.

Ia menambahkan, pada pemilu berikutnya PDI Perjuangan Sumenep kembali memasang target perolehan 13 kursi DPRD.

Target tersebut dinilai lebih rasional dibandingkan rencana sebelumnya yang sempat mematok angka 15 kursi, namun dianggap terlalu ambisius jika melihat konstelasi politik lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Fauzi turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Sumenep periode sebelumnya yang telah menuntaskan masa pengabdiannya.

Ia menilai kerja kolektif dan kebersamaan para pengurus demisioner menjadi landasan penting bagi keberlangsungan organisasi partai ke depan.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan internal, termasuk dengan merangkul kembali kader-kader yang sebelumnya berada di luar struktur kepengurusan harian.

“Beberapa kader yang sebelumnya berada di posisi lain kini kembali masuk ke dalam kepengurusan harian, termasuk Haji Zainal dan kawan-kawan. Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat barisan dan struktur partai,” tuturnya.

Dengan terbentuknya susunan pengurus baru untuk periode 2025–2030, PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai di tingkat daerah. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB