Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam Bersama Ibunya yang Depresi, Keluarga Menangis Histeris di Tepi Sungai

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga berdiri di atas jembatan di kawasan Sungai Tunjung, Bangkalan, memantau lokasi pencarian bocah 8 tahun yang diduga tenggelam bersama ibunya.

Seorang warga berdiri di atas jembatan di kawasan Sungai Tunjung, Bangkalan, memantau lokasi pencarian bocah 8 tahun yang diduga tenggelam bersama ibunya.

EJABERITA.CO | Bangkalan – Suasana pilu menyelimuti bantaran Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa (31/3/2026). Tangis histeris pecah dari keluarga saat mengetahui seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun berinisial IB diduga tenggelam bersama ibunya.

Peristiwa ini terungkap setelah nenek korban menemukan sandal milik sang cucu di tepi sungai. Dalam rekaman video amatir warga, terlihat sang nenek tak kuasa menahan tangis saat mendapati barang tersebut, yang diduga menjadi petunjuk awal hilangnya korban.

Menurut keterangan keluarga, IB sebelumnya dilaporkan hilang setelah dibawa pergi oleh ibu kandungnya, Sitti Ruqoyyah, secara tiba-tiba dari rumah.

Tak berselang lama, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan bersama relawan tiba di lokasi untuk melakukan pencarian. Suasana duka kembali menyelimuti keluarga ketika warga menemukan sandal lain yang diduga milik korban di dasar sungai.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Sitti Ruqoyyah diduga tengah mengalami depresi berat. Bahkan, sebelum kejadian ini, ia sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan mencoba melompat dari Jembatan Suramadu.

“Sehari sebelum Lebaran, dia sempat mau loncat dari Jembatan Suramadu,” ujar Ila Ritza, salah satu anggota keluarga.

Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Tunjung. Pencarian tidak hanya difokuskan di titik awal penemuan barang bukti, tetapi juga diperluas hingga ke area hilir untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru