Bupati Tak Kunjung Muncul, Protes Pelayanan Publik di Bangkalan Berujung Ricuh

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi HMI Bangkalan di Kantor Pemkab Bangkalan berujung ricuh dan disemprot water canon oleh aparat kepolisian.

Aksi demonstrasi HMI Bangkalan di Kantor Pemkab Bangkalan berujung ricuh dan disemprot water canon oleh aparat kepolisian.

BANGKALAN | Aksi protes ratusan mahasiswa yang menyoroti merosotnya kinerja pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan berujung ricuh. Demonstrasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan itu sempat diwarnai bentrokan dengan aparat kepolisian lantaran Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, tak kunjung menemui massa.

Aksi yang diikuti mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tersebut dimulai dari pertigaan lampu merah STKIP Bangkalan, Senin (19/1/2026). Massa berorasi dan membakar ban sebelum bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Mahasiswa menuntut penjelasan langsung dari Bupati terkait anjloknya hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) 2025. Dalam laporan Kementerian PAN-RB melalui Keputusan Menteri Nomor 3 Tahun 2026, peringkat Kabupaten Bangkalan turun dari posisi 105 ke 190 secara nasional.

Sesampainya di Kantor Pemkab Bangkalan, massa aksi menunggu kehadiran Bupati. Namun hingga lebih dari satu jam, orang nomor satu di Bangkalan itu tak kunjung muncul. Kekecewaan mahasiswa memuncak ketika upaya mereka mendesak masuk ke halaman kantor dihalau aparat kepolisian.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Situasi yang kian memanas membuat polisi menyemprotkan water canon ke arah massa. Semprotan tersebut juga mengenai sejumlah wartawan yang tengah meliput aksi.

Koordinator Lapangan Aksi, Isro’ Mi’roj, menyebut tindakan aparat menyebabkan beberapa mahasiswa mengalami luka ringan serta kerusakan alat peraga.

“Ada kader kami yang terluka akibat saling dorong. Sound system kami juga rusak terkena semprotan water canon,” kata Isro’, Senin (19/1/2026).

Isro’ menilai penurunan drastis indeks pelayanan publik mencerminkan kegagalan kepemimpinan kepala daerah. Ia mendesak Bupati Bangkalan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap birokrasi dan kualitas layanan publik.

“Turunnya peringkat ini bukan sekadar angka. Ini bukti nyata buruknya tata kelola pelayanan publik di Bangkalan,” ujarnya.

Setelah kericuhan terjadi, Bupati Lukman Hakim akhirnya menemui massa. Namun mahasiswa memilih mundur dari halaman kantor dan melanjutkan orasi di pinggir jalan. Bupati menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

“Tidak ada unsur kesengajaan kami membiarkan mahasiswa menunggu. Sejak pagi kami berada di kantor, tetapi karena massa belum datang, kami masih menerima tamu lain,” kata Lukman.

Ia juga membantah isu bahwa demonstran sengaja dibenturkan dengan aparat keamanan.

“Itu tidak benar. Mahasiswa adalah bagian dari kontrol sosial yang justru kami butuhkan agar birokrasi Bangkalan menjadi lebih baik,” ujar Lukman.

Aksi demonstrasi pun berakhir setelah dialog singkat antara Bupati dan perwakilan mahasiswa, meski kekecewaan terhadap kualitas pelayanan publik di Bangkalan masih mengemuka.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru