Carut-marut Parkir Objek Pajak, 112 Jukir Liar Diamankan di Surabaya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

SURABAYA | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya mengamankan 112 juru parkir (jukir) liar selama dua pekan terakhir. Penertiban ini menyasar parkir di tempat usaha yang masuk kategori objek pajak parkir, sektor yang dinilai rawan kebocoran pendapatan daerah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan mayoritas jukir liar beroperasi di area parkir tempat usaha yang seharusnya dikelola secara resmi dan transparan.

“Sebanyak 112 jukir diamankan. Rata-rata mereka bergerak di tempat pajak parkir,” ujar Eri di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/12/2025).

Eri menegaskan penertiban jukir liar bertujuan menjaga transparansi pengelolaan parkir sekaligus melindungi pemilik usaha dari potensi kerugian akibat selisih laporan parkir.

Menurutnya, perbedaan data antara pengelola parkir dan pemilik lahan kerap terjadi jika sistem parkir masih manual dan tanpa pengawasan ketat. Karena itu, Pemkot Surabaya mendorong penerapan one gate system atau palang parkir di seluruh objek pajak parkir.

“Kalau tidak menggunakan one gate system atau palang parkir, pasti ada perbedaan. Yang satu bilang 10 kendaraan, yang lain bisa menyebut 15. Satu-satunya jalan adalah menggunakan palang,” tegasnya.

Selain penertiban, Pemkot Surabaya meminta pemilik usaha aktif melaporkan praktik parkir yang melanggar aturan, termasuk tarif parkir tidak sesuai ketentuan atau jukir tanpa atribut resmi.

“Kalau tarif tidak sesuai dan jukir tidak pakai rompi, usaha bisa sepi karena konsumen merasa terganggu. Kalau dilaporkan ke Polrestabes, pasti akan ditindak,” jelas Eri.

Lebih lanjut, Eri menyebut penataan parkir ini menjadi bagian dari program besar Pemkot Surabaya menuju penerapan parkir non-tunai (cashless) pada 2026. Penggunaan uang tunai dinilai menjadi salah satu penyebab utama ketidaksesuaian laporan pendapatan parkir.

“Satu-satunya jalan adalah tidak menggunakan uang tunai parkir. Artinya parkir harus cashless, bisa pakai e-toll atau parkir berlangganan,” ujarnya.

Pemkot Surabaya akan menyiapkan sejumlah metode pembayaran parkir, mulai dari e-toll, QRIS, hingga parkir berlangganan. Pada masa uji coba, pembayaran tunai masih diperbolehkan untuk mengetahui preferensi masyarakat sebelum penerapan penuh sistem non-tunai.

“Nanti kita evaluasi, mana yang paling banyak digunakan, tunai atau non-tunai,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB