Dalam Setahun, Seribu Pengunjung Padati Museum Cakraningrat Bangkalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Museum Cakraningrat Bangkalan

Keterangan foto: Museum Cakraningrat Bangkalan

BANGKALAN | Museum Cakraningrat Bangkalan menjadi salah satu tujuan pembelajaran sejarah bagi masyarakat. Sepanjang 2025, museum tersebut tercatat dikunjungi sekitar 1.000 orang.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan, Hendra Gamma, mengatakan mayoritas pengunjung museum berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Jumlah pengunjung memang tidak bisa ditargetkan secara pasti. Setiap harinya ada yang datang secara individu maupun berkelompok. Namun, capaian ini akan terus kami tingkatkan setiap tahun,” ujar Hendra, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, tujuan utama kunjungan adalah untuk memperkenalkan peninggalan sejarah Bangkalan kepada para siswa. Selain itu, museum juga kerap menjadi lokasi penelitian mahasiswa.

“Rata-rata pengunjung adalah anak-anak TK dan SD. Mereka biasanya datang secara berkelompok untuk mengenal sejarah sejak dini,” katanya.

Hendra menambahkan, tiket masuk Museum Cakraningrat dipatok sebesar Rp3.000 per orang. Tarif tersebut sudah termasuk fasilitas parkir dan toilet.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas museum dengan menambah koleksi sejarah dan cagar budaya. Targetnya museum ini bisa naik kelas. Dari sisi keamanan juga sudah ditingkatkan dengan pemasangan empat unit CCTV,” tuturnya.

Ia berharap Museum Cakraningrat ke depan dapat menjadi destinasi wisata sejarah bagi semua kalangan.

“Modal dasar sudah kami miliki, mulai dari koleksi yang telah teregister sebagai cagar budaya. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan pegiat sejarah dan budaya agar rencana tersebut dapat terealisasi,” pungkas Hendra.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru