DPRD: Kritik Warga Pesanggrahan Bangkalan Adalah Alarm bagi Pemerintahan Desa

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kamis (12/2/2026), dikawal aparat kepolisian dan Satpol PP.

Audiensi di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kamis (12/2/2026), dikawal aparat kepolisian dan Satpol PP.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Gelombang protes ratusan warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, yang mendesak kepala desa mundur dari jabatannya, mendapat perhatian serius DPRD Bangkalan. Legislator menilai kritik yang disuarakan warga harus dipahami sebagai “alarm” bagi jalannya pemerintahan desa.

Anggota DPRD Bangkalan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sonhaji, menegaskan aspirasi masyarakat tidak seharusnya dimaknai sebagai bentuk permusuhan, melainkan sebagai sinyal kuat bahwa ada persoalan yang perlu segera dievaluasi.

“Kritik warga itu alarm. Artinya ada yang harus segera dibenahi dalam tata kelola pemerintahan desa,” ujar Sonhaji.

Menurutnya, ketika warga dan para sesepuh desa turun langsung menyampaikan aspirasi, hal itu menunjukkan adanya harapan agar kepemimpinan desa lebih responsif dan terbuka.

“Kalau masyarakat meminta kepala desa lebih sering hadir dan transparan, itu bentuk cinta dan kepedulian. Pemerintah desa harus menangkap pesan itu,” tambahnya.

Warga Desak Mundur

Sebelumnya, ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Peduli Pesanggrahan menggelar aksi di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kamis (12/2/2026). Mereka secara tegas mendesak Kepala Desa Akhmad Sudaryanto mundur dari jabatan.

Koordinator lapangan aksi, Muafi, menyatakan tuntutan tersebut lahir dari akumulasi kekecewaan warga terhadap kepemimpinan desa.

“Kami tidak punya kepentingan politik. Kami hanya ingin perubahan dan kemajuan desa. Kalau kepemimpinan tidak berjalan baik, seharusnya ada keberanian untuk mundur,” tegas Muafi.

Ia juga menyoroti persoalan gaji perangkat desa yang disebut belum dibayarkan sejak 2021, serta dugaan ketidakjelasan pengelolaan Dana Desa.

“Perangkat desa banyak yang belum digaji. Dana desa tahap dua juga tidak jelas. Ini yang membuat warga geram,” ujarnya.

Camat: Ada Mekanisme Hukum

Menanggapi aksi tersebut, Camat Kwanyar Amir Lutfi memastikan pihaknya menampung seluruh aspirasi warga untuk diteruskan kepada Bupati Bangkalan.

“Semua aspirasi akan kami sampaikan tanpa mengurangi sedikit pun. Namun perlu dipahami, pemberhentian kepala desa ada mekanisme dan prosedur hukumnya,” kata Lutfi.

Ia berharap polemik tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan dan meminta semua pihak menahan diri sambil menunggu proses sesuai ketentuan yang berlaku.

DPRD Bangkalan pun mendorong dibukanya ruang dialog antara warga dan pemerintah desa agar persoalan yang muncul dapat diklarifikasi secara terbuka dan diselesaikan secara transparan, demi menjaga stabilitas serta kondusivitas Desa Pesanggrahan.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMII Pamekasan Desak Polisi Tutup Tambang Galian C Ilegal, Sebut Ancam Lingkungan dan Keselamatan Warga
PPP Sampang Gelar Muscab X, Targetkan Bangkit Menuju Pemilu 2029
PSI Bangkalan Kencangkan Barisan, Struktur Partai Didorong Tuntas hingga DPRt
NasDem Bangkalan Geram! Sampul Tempo soal Surya Paloh Dinilai Sesatkan Publik dan Cederai Marwah Partai
Beri Solusi Hidup dan Edukasi Hukum, Anggota DPRD Jatim Temui Warga Sampang
LKPJ Bupati Bangkalan Disorot, Demokrat Ungkap Kejanggalan Data hingga PDRB Naik 75 Persen
Muhammad Farok Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Sampang Hasil Muscab VI
Eric Hermawan Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Pemuda Desa Burneh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:32 WIB

PMII Pamekasan Desak Polisi Tutup Tambang Galian C Ilegal, Sebut Ancam Lingkungan dan Keselamatan Warga

Rabu, 22 April 2026 - 06:13 WIB

PPP Sampang Gelar Muscab X, Targetkan Bangkit Menuju Pemilu 2029

Kamis, 16 April 2026 - 14:13 WIB

PSI Bangkalan Kencangkan Barisan, Struktur Partai Didorong Tuntas hingga DPRt

Rabu, 15 April 2026 - 15:40 WIB

NasDem Bangkalan Geram! Sampul Tempo soal Surya Paloh Dinilai Sesatkan Publik dan Cederai Marwah Partai

Senin, 13 April 2026 - 07:48 WIB

Beri Solusi Hidup dan Edukasi Hukum, Anggota DPRD Jatim Temui Warga Sampang

Berita Terbaru