Dua Lansia di Sampang Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk, Negara Baru Datang

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan logistik kepada dua lansia yang tinggal di gubuk tak layak huni di Dusun Lenteng, Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, Selasa (13/1/2026). Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan untuk menopang kebutuhan dasar dan kondisi kesehatan lansia rentan.

Petugas BPBD Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan logistik kepada dua lansia yang tinggal di gubuk tak layak huni di Dusun Lenteng, Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, Selasa (13/1/2026). Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan untuk menopang kebutuhan dasar dan kondisi kesehatan lansia rentan.

SAMPANG | Masdijha, 70 tahun, dan adiknya Patha, 60 tahun, bertahun-tahun hidup berdua di sebuah gubuk berukuran sekitar 5 x 7 meter di Dusun Lenteng, Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Bangunan reyot itu menjadi tempat tinggal sekaligus dapur. Baru pekan ini bantuan pemerintah datang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan setelah menerima laporan mengenai kondisi kedua lansia tersebut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan bantuan diberikan atas dasar kemanusiaan. “Setelah mendapat informasi, kami langsung berkoordinasi dan bergerak membantu,” kata Hozin, Selasa, 13 Januari 2026.

BPBD menyalurkan sejumlah bantuan, di antaranya kasur, matras, terpal, kompor, perlengkapan memasak dan makan, selimut, sandang lansia, sembako, serta tambahan gizi.

Menurut Hozin, kondisi Masdijha dan Patha memang membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Salah satu dari keduanya tidak lagi bisa berjalan akibat terjatuh dan memerlukan pengobatan, selain tempat tinggal yang lebih layak.

Kisah dua lansia ini menambah daftar warga rentan di Sampang yang bertahun-tahun luput dari jangkauan negara, hingga akhirnya tersorot dan mendapat bantuan.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru