Jakarta Siaga Super Flu, Pramono Anung Perintahkan Dinkes Perkuat Antisipasi

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ikustrasi

Ikustrasi

JAKARTA | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran super flu, meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit tersebut di wilayah Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan, langkah antisipasi harus dilakukan lebih awal untuk memastikan Jakarta siap menghadapi kemungkinan terburuk.

“Saya secara khusus sudah meminta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi terkait super flu,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026).

Pramono menyampaikan, berdasarkan laporan resmi yang diterimanya, belum ada indikasi maupun temuan kasus super flu di Jakarta. Namun, ia menilai kesiapsiagaan pemerintah daerah tidak boleh menunggu hingga kasus muncul.

“Sampai hari ini laporannya belum ada di Jakarta. Tapi sekalipun nanti ditemukan, kita harus sudah siap,” ujarnya.

Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Pramono mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Menteri Kesehatan. Ia juga telah memanggil jajaran Dinas Kesehatan DKI guna membahas langkah mitigasi dan sistem penanganan apabila terjadi penyebaran penyakit menular tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan dan secara khusus saya memanggil Dinas Kesehatan untuk membahas kesiapan Jakarta,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman super flu, meski saat ini disebut belum masuk ke Indonesia.

“Informasinya memang belum masuk ke Indonesia, tetapi kewaspadaan tetap harus ditingkatkan,” kata Rano.

Rano menyebut, salah satu langkah konkret yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta adalah meningkatkan pemantauan terhadap warga maupun wisatawan yang baru kembali dari luar negeri, terutama saat tiba di bandara.

“Kalau ada warga yang pulang dari luar negeri, saat tiba di bandara akan dilakukan pemantauan. Ini sebenarnya kegiatan rutin, tetapi kewaspadaannya akan diperketat,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta memastikan akan terus memantau perkembangan situasi secara nasional maupun global, sembari menyiapkan langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu
Dikenal Disiplin dan Peduli Bawahan, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ruly Yunis Stiawati Tinggalkan Duka Mendalam
Sampang Jadi Pusat Perhatian Nasional, Prabowo Luncurkan Program Jalan Daerah Terbesar 2026
Pupuk Indonesia Sebut Bangkalan Jadi Pionir Pertanian Digital di Indonesia
Ribuan Pelajar dan Warga Bangkalan Antusias Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Penutupan Munas-Konbes NU
Bicara Apa Adanya di Penutupan Munas-Kombes NU, Prabowo Sebut Banyak Kekayaan Negara Menguap ke Luar Negeri
Jelang Kedatangan Presiden Prabowo, Gus Ipul Cek Langsung Kesiapan Penutupan Munas-Konbes NU
Sambut Piala Dunia 2026, Pegawai Bawaslu Bangkalan Kompak ‘Ngantor’ Pakai Jersey Bola

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:33 WIB

Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:08 WIB

Dikenal Disiplin dan Peduli Bawahan, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ruly Yunis Stiawati Tinggalkan Duka Mendalam

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:42 WIB

Sampang Jadi Pusat Perhatian Nasional, Prabowo Luncurkan Program Jalan Daerah Terbesar 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:29 WIB

Pupuk Indonesia Sebut Bangkalan Jadi Pionir Pertanian Digital di Indonesia

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:06 WIB

Ribuan Pelajar dan Warga Bangkalan Antusias Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Penutupan Munas-Konbes NU

Berita Terbaru