EJABERITA.CO | Sumenep – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep tetap berjalan lancar menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Penguatan distribusi dilakukan menyusul meningkatnya kebutuhan energi masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Pertamina juga terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh SPBU wilayah kepulauan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan lonjakan konsumsi BBM terjadi cukup signifikan di sejumlah pulau. Selain itu, proses distribusi juga sempat terkendala antrean jadwal kapal sandar untuk pemuatan di Terminal BBM Tanjungwangi.
“Suplai BBM segera tiba seiring jadwal sandar kapal pengangkut di Terminal BBM Tanjungwangi. Kami terus mengoptimalkan distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan kondisi penyaluran kembali normal,” ujarnya, Sabtu (16/5).
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM untuk sejumlah wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep.
Kepulauan Kangean mendapat tambahan Pertalite sebanyak 280 ribu liter dan Biosolar 160 ribu liter. Wilayah Sapeken menerima pasokan Pertalite 232 ribu liter dan Biosolar 256 ribu liter.
Sementara itu, Pulau Sapudi memperoleh tambahan Pertalite 80 ribu liter dan Biosolar 48 ribu liter. Pulau Raas menerima suplai Pertalite 8 ribu liter dan Biosolar 96 ribu liter. Sedangkan Kepulauan Masalembu mendapat alokasi Pertalite 192 ribu liter dan Biosolar 256 ribu liter.
Tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok BBM di SPBU kepulauan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Perusahaan memastikan distribusi terus dioptimalkan agar kebutuhan energi masyarakat di wilayah kepulauan tetap tercukupi.
Selain itu, masyarakat dapat menyampaikan keluhan maupun memperoleh informasi melalui layanan Pertamina Contact Center 135.(*)
Editor : Arfa

















Komentar