Kemenag Sumenep Luncurkan Kelas CERIA, MI Al-Ishlah Hadirkan AC dan Smart TV di Setiap Ruang Belajar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) di MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid. Program ini menjadi langkah inovatif madrasah dalam menghadirkan pendidikan berbasis karakter dengan dukungan fasilitas modern dan pembelajaran digital.

Peresmian Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) di MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid. Program ini menjadi langkah inovatif madrasah dalam menghadirkan pendidikan berbasis karakter dengan dukungan fasilitas modern dan pembelajaran digital.

SUMENEP – Komitmen meningkatkan mutu pendidikan berbasis karakter terus diperkuat. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, meresmikan Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) di MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Jumat (26/6/2026).

Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita yang berlangsung meriah dan disaksikan para guru, siswa, wali murid, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Abdul Wasid menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan MI Al-Ishlah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum yang diterapkan, tetapi juga oleh sarana dan prasarana yang mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif.

“Dengan ketersediaan fasilitas yang baik dan dukungan tenaga pendidik yang profesional, kami optimistis program ini mampu mencetak generasi berkarakter sesuai dengan nilai-nilai yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa fasilitas yang memadai harus diimbangi dengan kualitas pembelajaran yang baik agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal.

“Fasilitas yang bagus harus dibarengi dengan proses belajar yang berkualitas agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai,” tegasnya.

Program Kelas CERIA merupakan inovasi pendidikan yang menggabungkan penguatan karakter dengan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Konsep tersebut dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk siswa yang cerdas, religius, inovatif, dan bertanggung jawab.

Kepala MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Martina Sixiana Atmaja, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari kebutuhan menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keagamaan.

“Secara filosofi, suasana belajar yang menyenangkan akan melahirkan generasi yang cerdas dalam berpikir sekaligus kuat secara karakter,” katanya.

Untuk menunjang program tersebut, pihak madrasah telah melengkapi ruang kelas dengan berbagai fasilitas modern, mulai dari pendingin udara (AC), smart TV, hingga alat peraga edukatif yang mendukung pembelajaran interaktif.

Selain itu, para guru juga didorong untuk terus berinovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan efektif sesuai kebutuhan peserta didik.

Martina berharap Program Kelas CERIA tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa MI Al-Ishlah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami berharap masyarakat sekitar dapat memberikan dukungan penuh terhadap program ini sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif. Guru juga harus terus berinovasi karena mereka adalah ujung tombak keberhasilan program ini,” pungkasnya.

Dengan diluncurkannya Kelas CERIA, MI Al-Ishlah Kebundadap Timur menegaskan posisinya sebagai salah satu madrasah yang terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, modern, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi masa depan.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru