KUA Kokop Imbau Warga Daftar Nikah H-10 Hari Kerja

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Hermi, Penghulu Ahli Pertama KUA Kokop.

Keterangan Foto: Hermi, Penghulu Ahli Pertama KUA Kokop.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kokop mengimbau masyarakat agar memperhatikan batas waktu pendaftaran pernikahan. Warga diminta mendaftarkan kehendak nikah paling lambat 10 hari kerja sebelum pelaksanaan akad, guna menghindari kendala administrasi.

Sosialisasi ini dilakukan secara langsung di Kantor KUA Kokop serta melalui media sosial pada Selasa (10/2/2026). Imbauan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan.

Dalam Pasal 3 PMA tersebut ditegaskan bahwa pendaftaran kehendak nikah idealnya dilakukan paling lambat 10 hari kerja sebelum akad nikah dilangsungkan.

Penghulu Ahli Pertama KUA Kokop, Hermi, menjelaskan bahwa ketentuan tersebut bertujuan untuk mencegah berbagai persoalan administrasi akibat pendaftaran mendadak.

“Ketentuan 10 hari kerja ini bukan untuk mempersulit masyarakat, melainkan sebagai bentuk perlindungan hukum bagi calon pengantin. Kami ingin memastikan seluruh dokumen diverifikasi dengan baik, sehingga pernikahan tercatat secara sah baik secara hukum maupun agama,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila pendaftaran dilakukan kurang dari 10 hari kerja, maka calon pengantin wajib melampirkan surat dispensasi dari camat atau surat pernyataan pertanggungjawaban bermeterai dengan alasan yang jelas.

“Dokumen tersebut menjadi syarat mutlak agar proses pencatatan pernikahan tetap berjalan sesuai koridor hukum,” tegas Hermi.

Melalui sosialisasi ini, KUA Kokop mencatat adanya peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya tenggat waktu pendaftaran nikah. Hal tersebut berdampak pada menurunnya jumlah pendaftaran mendadak tanpa kelengkapan dokumen, sekaligus membuat pelayanan KUA lebih tertib, profesional, dan memberikan kepastian hukum bagi calon pasangan pengantin.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru