Lagu “Maafkan Aku” Viral Kembali, The Orion Band Urus HKI dan Siap Bangkit ke Industri Musik Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

The Orion Band bersama tokoh seni dan pemerintahan saat melakukan koordinasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) lagu “Maafkan Aku” di Kabupaten Sampang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perlindungan hak cipta sekaligus menandai kebangkitan kembali band legendaris asal Madura tersebut di industri musik nasional.

The Orion Band bersama tokoh seni dan pemerintahan saat melakukan koordinasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) lagu “Maafkan Aku” di Kabupaten Sampang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perlindungan hak cipta sekaligus menandai kebangkitan kembali band legendaris asal Madura tersebut di industri musik nasional.

EJABERITA.CO | SAMPANG – Kebangkitan grup musik legendaris asal Kabupaten Sampang, The Orion Band, kembali mencuri perhatian publik. Band yang dikenal melalui lagu fenomenal “Maafkan Aku” itu kini bersiap menata langkah baru di industri musik nasional setelah karya mereka kembali viral di berbagai platform digital.

Momentum tersebut ditandai dengan kedatangan vokalis sekaligus pencipta lagu The Orion Band, Tias, ke Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Senin (15/6/2026). Kedatangannya bertujuan untuk mengurus pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas karya musik yang telah melambungkan nama grup tersebut sejak tahun 2008.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya perlindungan hukum terhadap lagu “Maafkan Aku” yang belakangan menjadi perbincangan publik. Viralitas lagu tersebut bahkan sempat memunculkan berbagai klaim kepemilikan dari pihak-pihak yang tidak memiliki hak atas karya tersebut.

Dengan proses pendaftaran HKI, The Orion Band berharap status kepemilikan lagu dapat memiliki landasan hukum yang jelas sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam proses pengurusan HKI tersebut, Tias mendapat dukungan dari sejumlah tokoh, di antaranya Penjabat Kepala Desa Labang, Kecamatan Sreseh, Marzuki, serta musisi senior Madura, Inank Pelangi dari Pelangi Band dan Pelangi Entertainment.

Mereka turut mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap langkah legal yang ditempuh The Orion Band demi menjaga orisinalitas karya yang telah menjadi bagian dari perjalanan musik Madura.

Sebagai vokalis utama, Tias dikenal memiliki karakter suara khas yang menjadi identitas kuat The Orion Band. Karakter vokalnya dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat lagu-lagu mereka mudah dikenali dan sulit ditiru oleh musisi lain.

Band yang berasal dari Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang tersebut sebenarnya bukan nama baru di dunia musik. Sejak merilis lagu “Maafkan Aku” pada 2008, The Orion Band telah memiliki basis pendengar yang cukup luas, khususnya di wilayah Madura dan Jawa Timur.

Kini, setelah lagu tersebut kembali populer di kalangan generasi muda melalui media sosial, The Orion Band berharap momentum ini dapat membuka peluang lebih besar untuk kembali eksis di panggung musik nasional.

Tias menegaskan bahwa viralnya lagu “Maafkan Aku” bukanlah tujuan akhir. Baginya, popularitas di media sosial hanyalah salah satu bagian dari perjalanan panjang seorang musisi.

“Semua butuh proses. Perjalanan panjang ini menjadi bukti kuat untuk meraih mimpi. Selain memberikan karya yang layak di telinga publik, saya juga berkomitmen membawa nama Sampang agar lebih dikenal luas, karena Sampang adalah kota kelahiran saya,” ujar Tias.

Sementara itu, Inank Pelangi mengajak para musisi muda di Kabupaten Sampang dan Madura untuk terus berkarya tanpa takut bersaing di industri musik yang semakin kompetitif.

Menurutnya, karya yang dibuat dengan ketulusan dan kualitas yang baik pada akhirnya akan menemukan jalannya sendiri untuk dikenal masyarakat.

“Untuk band-band di Sampang, jangan takut berkarya dan membuat lagu sendiri. Kita terbukti mendapat dukungan dari pemerintah. Yakinlah setiap lagu yang dibuat dengan hati akan menemukan waktunya untuk dikenal luas. The Orion Band adalah salah satu buktinya,” kata Inank.

Dukungan juga datang dari Penjabat Kepala Desa Labang, Marzuki. Ia mengaku bangga atas pencapaian dan semangat yang ditunjukkan Tias bersama The Orion Band dalam memperjuangkan hak cipta karya mereka.

Marzuki berharap Pemerintah Kabupaten Sampang dapat memberikan perhatian lebih besar terhadap potensi industri kreatif lokal, khususnya di bidang musik, sehingga talenta-talenta daerah mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan The Orion Band menjadi bukti bahwa putra daerah memiliki kemampuan untuk menghasilkan karya yang mampu diterima masyarakat luas apabila mendapatkan dukungan dan ruang yang memadai untuk berkembang.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB