EJABERITA.CO | Bangkalan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampang digempur razia gabungan oleh aparat TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang dalam operasi pemberantasan Handphone, Narkoba, dan Penipuan (Halinar), Jumat (08/05/2026).
Razia besar-besaran tersebut diawali dengan apel komitmen bersama yang digelar di lapangan upacara Lapas. Puluhan petugas gabungan kemudian bergerak menyisir kamar dan blok hunian warga binaan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke lingkungan lapas.
Kegiatan ini turut dihadiri Kajari Sampang Mochamad Iqbal, perwakilan Polres Sampang, dan anggota Kodim 0828/Sampang sebagai bentuk sinergitas antar-aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Agus Yanto, menegaskan bahwa razia tersebut merupakan langkah nyata dalam menciptakan lapas yang bersih dari praktik penyalahgunaan narkoba maupun penggunaan alat komunikasi ilegal.
“Ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi bentuk komitmen kami bahwa tidak ada toleransi terhadap handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan di dalam lapas,” tegasnya.
Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan inspeksi mendadak di sejumlah kamar hunian warga binaan. Selain penggeledahan, petugas juga menggelar tes urine massal terhadap 94 warga binaan.
Hasilnya cukup mengejutkan. Seluruh warga binaan yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba. Petugas juga tidak menemukan telepon genggam maupun barang terlarang lainnya selama razia berlangsung.
“Kami melaksanakan tes urine terhadap 94 warga binaan dan hasilnya negatif semua. Dalam razia ini juga tidak ditemukan handphone ataupun narkoba,” ungkap Agus Yanto.
Menurutnya, keterlibatan TNI, Polri, dan Kejari menjadi langkah penting untuk memastikan proses pengawasan berjalan transparan dan objektif. Ia memastikan pengawasan di dalam lapas akan terus diperketat guna mencegah masuknya barang-barang terlarang melalui berbagai jalur.
“Kami tetap membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk aparat penegak hukum dan media, untuk terus mengawal kinerja kami dalam menjaga lapas tetap bersih dan aman,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan konferensi pers sebagai bentuk akuntabilitas publik bahwa Lapas Kelas IIB Sampang terus berupaya menjalankan fungsi pembinaan secara bersih, aman, dan bermartabat.(*)
Editor : Arfa

















Komentar