Laporan Telat, Dana Desa Tahap II Sampang Rp130 Miliar Hangus

Minggu, 18 Januari 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Salim Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang

Muhammad Salim Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang

SAMPANG | Ejaberita.co – Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025 di Kabupaten Sampang senilai Rp130 miliar dipastikan hangus. Penyebab utamanya adalah keterlambatan penginputan laporan serta kendala sistem, sehingga dana tersebut tidak bisa dicairkan hingga batas waktu berakhir.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Yudhi Adidarta, mengakui adanya masalah dalam pencairan Dana Desa tahap II pada tahun 2025. Meski demikian, ia memastikan bahwa pencairan Dana Desa pada tahun ini telah kembali normal.

“Itu sudah positif, sisa dana tidak bisa dicairkan atau tidak tersalurkan. Artinya sudah hangus,” kata Yudhi.

Yudhi tidak menampik bahwa keterlambatan penginputan laporan menjadi faktor utama gagalnya pencairan. Selain itu, akses aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) juga sempat mengalami gangguan.

“Masalah itu terjadi sekitar September 2025,” tuturnya.

Dari total 180 desa di Kabupaten Sampang, hanya 43 desa yang berhasil mencairkan Dana Desa tahap II tahun 2025. Sementara 137 desa lainnya gagal mencairkan dana tersebut hingga batas waktu yang ditentukan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Sampang, Iwan Boediman, menyebutkan bahwa total Dana Desa yang tidak terserap mencapai sekitar Rp130 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp214 miliar.

“Artinya, DD yang tidak terserap sekitar Rp130 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sampang, Muhammad Salim, menilai tidak cairnya Dana Desa tahap II menjadi indikasi kelalaian pemerintah desa. Pasalnya, puluhan desa lainnya terbukti mampu mencairkan dana tersebut tepat waktu.

“Ke depan, kami berharap anggaran dapat terserap maksimal. Pemerintah desa harus lebih serius dalam mengelola dan melaporkan penggunaan anggaran,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah desa agar lebih cepat mengakselerasi proses pengajuan dan pelaporan Dana Desa agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru