Pemkot Surabaya Menguji Parkir Digital di Tengah Penertiban Jukir Liar

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYA | Pemerintah Kota Surabaya menguji coba sistem parkir digital menjelang penerapannya secara penuh pada 2026. Uji coba tersebut dilakukan bersamaan dengan jajak pendapat warga untuk menentukan metode pembayaran parkir yang akan diberlakukan secara resmi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, selama masa uji coba masyarakat diberi pilihan empat metode pembayaran parkir, yakni parkir berlangganan, uang tunai, QRIS, dan uang elektronik. Hasil polling akan menjadi dasar kebijakan pemerintah kota.

“Nanti saya siapkan parkir berlangganan, ada e-toll, ada QRIS, dan dalam jangka waktu uji cobanya kita juga menggunakan uang tunai,” kata Eri, Kamis, 18 Desember 2025.

Polling dan uji coba akan dilakukan secara bersamaan dengan melibatkan restoran dan rumah makan di Surabaya. Pemkot menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika untuk pelaksanaan teknis, termasuk penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media jajak pendapat.

Menurut Eri, hasil polling akan diumumkan ke publik. Metode pembayaran yang paling banyak dipilih warga akan diterapkan sebagai sistem parkir resmi Surabaya mulai 2026. “Kalau mayoritas warga meminta non-tunai, ya itu yang kita jalankan,” ujarnya.

Kebijakan ini diambil di tengah penertiban juru parkir liar yang digencarkan Pemkot Surabaya bersama Polrestabes Surabaya. Dalam dua pekan terakhir, sebanyak 112 jukir liar diamankan, sebagian besar beroperasi di lokasi usaha yang masuk objek pajak parkir.

Eri menyebut penertiban dilakukan untuk menjaga transparansi pengelolaan parkir serta mencegah konflik antara pemilik lahan dan pengelola parkir. Ia juga meminta pemilik usaha melapor apabila menemukan jukir tidak resmi atau pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

“Kalau tidak sesuai tarif dan tidak pakai atribut, konsumen terganggu. Kalau dilaporkan, pasti ditindak,” kata Eri.

Uji coba dan polling ini, menurut Eri, dimaksudkan untuk melibatkan warga dalam penentuan kebijakan kota sekaligus menekan potensi konflik perparkiran yang selama ini kerap terjadi.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB