Pengusiran Paksa Nenek 80 Tahun di Surabaya, Armuji Murka: Ini Tindakan Brutal

Jumat, 26 Desember 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus pengusiran paksa terhadap Nenek Elina Wijayanti (80) di Kecamatan Sambikerep, Surabaya, menyita perhatian serius pimpinan daerah. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung ke lokasi dan bereaksi keras atas peristiwa yang dinilainya telah melampaui batas kemanusiaan.

Kasus pengusiran paksa terhadap Nenek Elina Wijayanti (80) di Kecamatan Sambikerep, Surabaya, menyita perhatian serius pimpinan daerah. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung ke lokasi dan bereaksi keras atas peristiwa yang dinilainya telah melampaui batas kemanusiaan.

SURABAYA | Kasus pengusiran paksa terhadap Nenek Elina Wijayanti (80) di Kecamatan Sambikerep, Surabaya, menyita perhatian serius pimpinan daerah. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung ke lokasi dan bereaksi keras atas peristiwa yang dinilainya telah melampaui batas kemanusiaan.

Kemarahan Armuji terekam dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @cakji1, pada Rabu (24/12/2025). Dalam video tersebut, Armuji terlihat mendatangi lokasi bekas rumah Nenek Elina yang telah diratakan dengan tanah.

“Kok diam saja? Ini tindakan tidak manusiawi, tindakan brutal. Anda semua bisa dikecam oleh satu Indonesia,” kata Armuji dengan nada tinggi, Kamis (25/12/2025).

Amarah Wakil Wali Kota Surabaya itu terutama ditujukan kepada sikap warga sekitar, termasuk perangkat RT dan RW, yang dinilai membiarkan pengusiran paksa terhadap seorang lansia terjadi tanpa upaya pencegahan maupun pelaporan cepat kepada pihak berwenang.

Ketegangan memuncak saat Armuji berdialog dengan perangkat RT dan RW setempat. Ketua RT mengaku pernah dihubungi oleh seseorang bernama Samuel yang diduga terkait dengan oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu, untuk membicarakan status rumah Nenek Elina.

Mendengar pengakuan tersebut, Armuji langsung bereaksi keras. Ia meminta ketua RT untuk menghubungi Samuel saat itu juga.

“Berarti sampeyan kenal dengan Samuel? Mana nomor teleponnya? Telepon sekarang. Samuel tinggal di mana? Omong kosong kalau tidak tahu,” ujar Armuji dengan nada geram.

Telepon pun disambungkan. Di hadapan warga yang menyaksikan langsung, Armuji menantang Samuel untuk datang menemui dirinya di lokasi.

“Sampeyan datang ke sini sendiri atau saya yang samperin?” tegas Armuji.

Belakangan terungkap, Samuel mengaku telah membeli rumah Nenek Elina pada tahun 2014. Namun, klaim kepemilikan tersebut diduga kuat disertai praktik intimidasi dengan memanfaatkan kekuatan massa, bukan melalui mekanisme hukum yang sah dan transparan.

Bagi Armuji, kasus ini tidak lagi semata-mata persoalan sengketa aset. Peristiwa tersebut menjadi ujian nyata kehadiran negara dalam melindungi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, dari tindakan sewenang-wenang.

Aksi tegas Wakil Wali Kota Surabaya itu mengubah dinamika perkara. Nenek Elina, yang semula berjuang seorang diri, kini mendapatkan pendampingan langsung dari pemerintah daerah. Kasus ini pun berkembang dari kisah pilu seorang lansia menjadi cermin ketegasan aparat dan komitmen negara dalam menegakkan hukum dan keadilan bagi seluruh warga tanpa kecuali.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB