Perpustakaan Baru di Bangkalan, Dampak Literasi Dipersoalkan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Foto: Tampak depan gedung Perpusda Bangkalan.

Keterangan Foto: Foto: Tampak depan gedung Perpusda Bangkalan.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangkalan telah rampung dan tampil lebih representatif. Namun, di balik kemegahan bangunan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah kehadiran Perpusda baru benar-benar mampu mendongkrak Indeks Literasi Daerah (ILD), atau sekadar menambah daftar pembangunan fisik tanpa dampak signifikan terhadap budaya membaca?

Pengamat kebijakan publik dan pendidikan, Ahmad Annur, menilai pembangunan gedung perpustakaan patut diapresiasi sebagai upaya peningkatan fasilitas publik. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa literasi tidak bisa diukur semata dari aspek fisik.

“Literasi tidak diukur dari seberapa megah gedung perpustakaan, tetapi dari sejauh mana perpustakaan itu digunakan sebagai ruang belajar aktif. Kunjungan bisa naik, tapi indeks literasi belum tentu ikut meningkat,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Menurut Ahmad Annur, kebijakan literasi di daerah selama ini kerap terjebak pada pendekatan infrastruktur. Pembangunan gedung sering dijadikan indikator keberhasilan, sementara perubahan perilaku membaca masyarakat jarang dievaluasi secara mendalam.

Ia menambahkan, persoalan minat baca di Bangkalan tidak dapat dipahami secara sederhana. Faktor kultural dan sosio-antropologis turut memengaruhi cara masyarakat memandang literasi.

Karakter masyarakat Madura yang dikenal pekerja keras, lanjut dia, membentuk pola pikir kolektif yang lebih menghargai praktik langsung dibandingkan aktivitas membaca.

“Bekerja dan praktik langsung sering dianggap lebih bernilai daripada membaca. Membaca kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang teoritis,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkalan optimistis kehadiran gedung baru Perpusda akan berdampak positif terhadap peningkatan jumlah pengunjung.

Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan, Anik Susanti, menyebut pihaknya menargetkan jumlah kunjungan tahun ini melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Tentunya targetnya melampaui tahun lalu. Normalnya, kunjungan bulanan berada di kisaran 200–300 orang, dan kami optimistis bisa lebih,” ujar Anik.

Optimisme tersebut didukung oleh ketersediaan koleksi buku yang dinilai memadai. Saat ini, Perpusda Bangkalan memiliki sekitar 32 ribu eksemplar buku dengan 18 ribu judul yang dapat diakses masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkalan, Ainul Ghufron, menegaskan pihaknya akan terus berinovasi untuk meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda.

“Kami menggandeng sekolah-sekolah agar siswa melakukan kunjungan ke Perpusda. Targetnya tentu meningkatkan minat baca generasi muda Bangkalan,” jelasnya.

Selain kerja sama dengan institusi pendidikan, pihaknya juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ruang diskusi, pembenahan dekorasi, hingga penguatan sarana penunjang seperti jaringan internet.

“Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan dan nyaman bagi pengunjung. Semua kami upayakan agar terfasilitasi,” tukasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru