Puluhan Tahun Terbaring Lumpuh dan Buta, Lansia di Torjun Akhirnya Disentuh Perhatian Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Sampang bersama unsur Forkopimcam Torjun menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar kepada Miati (82), lansia lumpuh dan buta di Desa Dulang, Kecamatan Torjun, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga berkebutuhan khusus.

Petugas BPBD Sampang bersama unsur Forkopimcam Torjun menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar kepada Miati (82), lansia lumpuh dan buta di Desa Dulang, Kecamatan Torjun, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga berkebutuhan khusus.

EJABERITA.CO | SAMPANG – Puluhan tahun hidup dalam keterbatasan, Miati (82), warga Dusun Roy Toroy, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, akhirnya mendapat uluran tangan pemerintah. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, bantuan logistik dan kebutuhan dasar disalurkan langsung ke rumah lansia yang selama ini hanya bisa terbaring di tempat tidur karena lumpuh dan kehilangan penglihatan.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh BPBD Sampang bersama Camat Torjun dan Kapolsek Torjun sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap warga lansia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Beragam bantuan diserahkan, mulai dari kasur lipat, matras, selimut, sembako, tambahan gizi, hingga kompor, perlengkapan masak dan makan, serta terpal. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang selama ini merawat Miati dalam kondisi serba terbatas.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran negara bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk membantu mengurangi beban keluarga. Pemerintah hadir untuk memastikan warga lansia dan difabel tidak terabaikan,” ujar Hozin.

Ia menegaskan, peran BPBD tidak hanya terbatas pada penanganan bencana alam, tetapi juga mencakup respons sosial terhadap warga yang mengalami kondisi darurat kemanusiaan.

“Selain siaga bencana, BPBD Sampang juga aktif menyalurkan bantuan sembako dan logistik kepada warga kurang mampu serta mereka yang memiliki keterbatasan fisik,” tambahnya.

Hozin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan persoalan sosial di masyarakat. Sinergi antara BPBD, pemerintah kecamatan, kepolisian, dan unsur desa dinilai menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sampang berharap, bantuan tersebut tidak hanya membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi pintu masuk perhatian berkelanjutan bagi lansia dan warga rentan lainnya di wilayah pedesaan.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini luput dari perhatian,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru