Gandeng Mahasiswa Unira, Sahabat Willy Aditya Madura Santuni Anak Yatim dan Bagikan Sembako di Pamekasan

EJABERITA.CO | Pamekasan – Sahabat Willy Madura, bagikan kebahagiaan di bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial. Kegiatan bertajuk KolaborAksi dengan Willy Aditiya, Ketua Komisi XIII DPR RI, dapil Madura tersebut, dilaksanakan di Kota Gerbang Salam, Pamekasan, pada Rabu (4/3/2026).
Agenda yang berkalonaris dengan mahasiswa Unibersitas Madura (Unira) tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial, di antaranya pembagian takjil kepada masyarakat, distribusi sembako, serta santunan anak yatim.
Abd. Syakur Koordinator Sahabat Willy Aditya Madura menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial generasi muda Madura. Yang bertujuan, menebarkan kebaikan melalui aksi nyata.
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami sebagai pemuda Madura untuk selalu mengambil peran dalam kegiatan sosial dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Syakur menambahkan, Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi pemuda khususnya mahasiswa dalam menghadirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Willy Aditya, selaku Ketua Komisi XIII DPR RI, yang telah memberikan dukungan penuh. Sebagai wakil rakyat dari Dapil XI (Madura), kakak Willy Aditya dinilai konsisten menunjukkan kepeduliannya terhadap gerakan kepemudaan, khususnya dalam bidang pendidikan dan sosial.
Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Madura Abdurrahman, mengapresiasi inisiatif pemuda khususnya mahasiswa Madura yang tergabung dalam Sahabat Willy Aditya Madura. karena dinilai memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Kegiatan berbagi takjil, santunan anak yatim, dan pembagian sembako merupakan aksi sosial yang bernilai positif dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi role model bagi komunitas atau organisasi kepemudaan lainnya. Juga diharapkan setiap gerakan positif yang dimotori oleh pemuda khususnya mahasiswa Madura tersebut terus berlanjut.(*)





