Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat meninjau stok dan proses produksi garam di PT Garam Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (8/3/2026). Kunjungan ini untuk memastikan ketersediaan garam nasional sekaligus rencana modernisasi mesin produksi.

Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat meninjau stok dan proses produksi garam di PT Garam Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (8/3/2026). Kunjungan ini untuk memastikan ketersediaan garam nasional sekaligus rencana modernisasi mesin produksi.

EJABERITA.CO | Sampang – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke kawasan produksi PT Garam dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (8/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi pabrik sekaligus memastikan ketersediaan stok garam nasional, khususnya dari wilayah Madura yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi garam terbesar di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Zulhas—sapaan akrab Zulkifli Hasan—menegaskan bahwa pemerintah tengah memperkuat produksi garam nasional. Langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor garam dari luar negeri.

“Pemerintah sedang mendorong peningkatan produksi garam nasional. Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan adalah Madura,” ujar Zulhas saat meninjau lokasi produksi di Camplong.

Menurutnya, potensi produksi garam di Madura cukup besar. Saat ini produksi garam dari kawasan tersebut hampir mencapai tiga juta ton per tahun. Namun angka itu dinilai masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Karena itu, pemerintah berencana memperkuat infrastruktur produksi sekaligus memperluas pengembangan sentra garam di berbagai daerah.

“Selain di Madura, pengembangan juga dilakukan di Gresik dan Rote,” tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, Zulhas juga menyoroti kondisi mesin produksi di pabrik garam Camplong yang dinilai sudah cukup tua. Ia menilai peremajaan teknologi menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi garam nasional.

“Mesin produksi garam di Camplong ini sudah lama digunakan. Ke depan akan kita perbarui agar produksi bisa lebih optimal,” pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan modernisasi industri garam nasional, sekaligus memperkuat posisi Madura sebagai salah satu pusat produksi garam strategis di Indonesia.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?
Bulog Madura dan Forkopimda Sidak Pasar KLD Bangkalan, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan
Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H
Harga Cabai Meledak, Pasar Murah Bangkalan Malah Tanpa Cabai
Antisipasi Penimbunan, Polisi dan Bapanas Sisir Pasar Tradisional Sampang
Jelang Ramadan 1447 H, Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Festival Bazar UMKM Hidupkan Pasar Margalela, 40 Pelaku Usaha Ramaikan Sampang Selama 15 Hari
SPPG di Bangkalan Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:20 WIB

Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:14 WIB

Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:28 WIB

Bulog Madura dan Forkopimda Sidak Pasar KLD Bangkalan, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:48 WIB

Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:24 WIB

Harga Cabai Meledak, Pasar Murah Bangkalan Malah Tanpa Cabai

Berita Terbaru