ORADO Sampang Seleksi Atlet Domino, Target Tembus 8 Besar di Kejurprov Surabaya
EJABERITA.CO | SAMPANG — Pengurus Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Sampang mulai melakukan seleksi internal atlet sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang akan digelar di Surabaya.
Ketua ORADO Sampang, Surya Noviantoro, mengatakan bahwa setiap kabupaten/kota diwajibkan mengirimkan atlet terbaiknya untuk berkompetisi di ajang tersebut.
“Tiap kabupaten/kota wajib mengirim atlet terbaik untuk bertanding di Kejurprov yang akan dilaksanakan di Surabaya,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, ORADO Sampang saat ini fokus pada persiapan teknis dan pembinaan atlet agar mampu bersaing di tingkat provinsi. Pihaknya juga terus memfasilitasi para atlet domino yang ada di Kabupaten Sampang.
Ia menjelaskan, berdasarkan arahan pengurus daerah, setiap daerah akan mengirimkan tiga tim, terdiri dari dua tim dewasa dan satu tim kategori anak-anak.
“Arahan dari pengda, masing-masing daerah mengirim tiga tim, dua tim dewasa dan satu tim anak-anak,” terangnya.
Target Realistis, Tembus 8 Besar
Meski optimistis, Surya mengakui bahwa ORADO merupakan cabang olahraga baru, sehingga pihaknya masih perlu memetakan kekuatan lawan dari daerah lain.
“Karena ORADO ini baru, kita masih melihat peta kekuatan dari kabupaten/kota lain,” ungkapnya.
Namun demikian, ORADO Sampang tetap memasang target realistis.
“Minimal bisa tembus delapan besar. Syukur-syukur bisa naik podium atau juara,” imbuhnya.
Pembinaan dan Pemahaman Aturan
Selain melakukan penjaringan atlet, ORADO Sampang juga fokus pada peningkatan pemahaman aturan permainan domino.
Surya mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirim perwakilan untuk mengikuti pelatihan wasit di Surabaya, yang kemudian ilmunya dibagikan kepada para atlet di daerah.
“Kami kirim perwakilan untuk ikut training wasit di Surabaya. Di sana diajarkan aturan dan teknis pertandingan, lalu disampaikan kembali ke atlet di Sampang,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan atlet sekaligus kesiapan menghadapi kompetisi resmi.(*)





