Petani Torjun Waswas, Kabel Mengelupas Dibiarkan Bergelantungan – PLN Sampang Dinilai Lamban Bertindak
EJABERITA.CO | SAMPANG – Keseriusan pihak PLN Kabupaten Sampang dalam merespons aduan masyarakat kembali dipertanyakan. Warga Dusun Pal Pal, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, mengaku resah akibat kabel listrik yang mengelupas dan bergelantungan di pohon serta melintang di area persawahan.
Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan, terlebih saat ini memasuki musim panen padi. Aktivitas petani di sawah meningkat, sementara ancaman sengatan listrik mengintai setiap saat.
“Kebetulan sekarang musim panen padi, jadi kami khawatir terhadap keselamatan kami dan masyarakat,” tegas Zaini, warga setempat, Senin (23/2/2026).
Menurut informasi yang dihimpun, kabel yang terkelupas itu sudah lama dikeluhkan warga. Bahkan laporan resmi telah disampaikan ke pihak PLN Sampang. Saat itu, petugas disebut merespons dengan meminta share lokasi (sharlok) serta nomor telepon warga yang bisa dihubungi.
PLN juga disebut berjanji akan segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi.
Ironisnya, meski warga telah mengirimkan video kondisi kabel yang dinilai sangat darurat, tanggapan yang diterima justru terkesan normatif. Pihak PLN hanya menyebut bahwa kabel tersebut merupakan “sambungan lama”.
Jawaban tersebut dinilai tidak menjawab substansi persoalan. Sebab yang dipersoalkan warga bukan soal usia sambungan, melainkan kondisi kabel yang sudah mengelupas dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Warga khawatir jika dibiarkan, kabel tersebut bisa memicu korsleting, kebakaran, atau bahkan menelan korban jiwa. Apalagi lokasi kabel berada di area terbuka yang kerap dilalui petani dan anak-anak.
“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar salah satu petani lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari pihak PLN Sampang di lokasi yang dilaporkan.
Masyarakat berharap PLN segera turun tangan sebelum potensi bahaya berubah menjadi musibah nyata. Sebab dalam urusan kelistrikan, kelalaian sekecil apa pun bisa berujung fatal.(*)





