Seni

Valen Menggila di Final, Tapi Tahta DA7 Belum Berpindah

JAKARTA | Penampilan Valen, kontestan asal Pamekasan, Jawa Timur, di panggung Grand Final 2 Dangdut Academy 7 (DA7) sukses mencuri perhatian publik. Tampil memukau dengan karakter dangdut klasik yang kuat, Valen menyapu bersih dukungan para D’Sultan pada Rabu malam (24/12/2025). Namun dominasi di panggung belum serta-merta mengantarkannya ke puncak klasemen.

Pada Grand Final 2 yang mengusung konsep mini konser, Valen membuktikan kualitasnya sebagai penyanyi dangdut pakem. Ia membawakan “Derita” karya Rhoma Irama dengan penuh wibawa, dilanjutkan “Jangan Tunggu Lama-Lama” yang enerjik, serta tampil dalam duet emosional bersama Tasya lewat lagu “Lebih dari Selamanya”.

Performa tersebut berbuah manis. Valen mengoleksi 51 poin D’Sultan, unggul jauh dibandingkan Tasya asal Tangerang Selatan yang hanya meraih 11 poin pada malam itu. Capaian ini memperkuat citra Valen sebagai favorit para sultan dan penikmat dangdut klasik.

Meski demikian, peta persaingan belum sepenuhnya berpihak pada Valen. Hingga Kamis pagi (25/12/2025), Tasya masih memimpin klasemen akumulasi Virtual Gift, berkat dukungan digital yang konsisten dan masif. Situasi ini membuat dominasi Valen di Grand Final 2 belum cukup untuk menggeser tahta sementara.

Kondisi tersebut menandai babak krusial menjelang Konser Kemenangan yang akan digelar Jumat malam (26/12/2025) pukul 19.00 WIB, disiarkan langsung melalui Indosiar dan Vidio. Di panggung penentuan ini, strategi pemilihan lagu dan kemampuan membangun emosi penonton akan menjadi faktor kunci.

Dengan kekuatan di dangdut klasik, Valen diprediksi akan kembali mengandalkan lagu-lagu bernuansa filosofis dan emosional untuk mengunci dukungan D’Sultan. Dukungan masyarakat Madura, Jawa Timur, serta pencinta dangdut pakem di seluruh Indonesia menjadi penentu apakah Valen mampu membalikkan keadaan.

Pertanyaannya kini bukan lagi soal kualitas vokal, melainkan siapa yang paling mampu menggerakkan hati penonton dan sultan di malam terakhir. Akankah Valen membawa pulang trofi DA7 ke Pamekasan, atau Tasya mempertahankan tahtanya hingga akhir? Jawabannya akan terungkap di panggung Konser Kemenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *