Warga Sokobanah Keberatan Kapolsek Dimutasi, Nilai Kinerja Iptu Sujiyono Terukur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan tokoh agama, pemuda, dan aktivis Kecamatan Sokobanah menyerahkan surat aspirasi terkait keberatan rencana mutasi Kapolsek Sokobanah dalam sebuah pertemuan resmi, sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkades.

Perwakilan tokoh agama, pemuda, dan aktivis Kecamatan Sokobanah menyerahkan surat aspirasi terkait keberatan rencana mutasi Kapolsek Sokobanah dalam sebuah pertemuan resmi, sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkades.

SAMPANG | Sejumlah tokoh agama, pemuda, dan aktivis yang tergabung dalam Persatuan Ulama dan Tokoh Kecamatan Sokobanah (PERKASA) menyatakan keberatan atas rencana mutasi Kapolsek Sokobanah, Iptu Sujiyono. Mereka menilai kinerja perwira Polri tersebut terukur dan berkontribusi signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selama menjabat sebagai Kapolsek Sokobanah, Iptu Sujiyono disebut berhasil mengubah wajah wilayah yang sebelumnya kerap dicap sebagai zona rawan konflik menjadi daerah yang relatif aman dan kondusif. Perubahan itu, menurut warga, tidak lepas dari pendekatan kepemimpinan yang humanis dan berbasis kearifan lokal.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai keberadaan Iptu Sujiyono masih dibutuhkan, terutama menjelang tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Sampang yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Mereka khawatir mutasi di tengah masa transisi justru berpotensi mengganggu stabilitas sosial yang telah terbangun.

“Pola komunikasi antara aparat dan masyarakat sudah terbentuk dengan baik. Jika diputus secara tiba-tiba, kami khawatir akan muncul kerawanan sosial,” kata salah seorang tokoh masyarakat Sokobanah.

Ketua PERKASA, KH. Fathor Rohman, mengatakan Kapolsek Sokobanah saat ini memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan pesantren dan majelis taklim. Dalam menangani berbagai persoalan, kata dia, Iptu Sujiyono kerap mengedepankan musyawarah, tabayyun, dan islah.

“Pendekatan persuasif itu berdampak pada menurunnya tingkat kriminalitas dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri di Sokobanah,” ujar KH. Fathor Rohman. Sabtu, (10/01/2026).

Dukungan terhadap Iptu Sujiyono juga datang dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Sejumlah lembaga dan organisasi lintas sektoral, di antaranya MWCNU, Muhammadiyah, KAHMI, FPI, Syarikat Islam, dan MADAS, menyatakan sikap serupa.

Selain itu, sejumlah pengasuh pondok pesantren turut menyampaikan dukungan moral. Di antaranya RKH. Moh. Isbat Abdul Qodir, L.C. dari Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bira Timur, KH. Syaiful Islam Nasir dari Pondok Pesantren Al-Azhari, serta Ketua MUI Kecamatan Sokobanah, KH. Asadullah.

Melalui surat aspirasi yang ditembuskan kepada Kapolri dan Kapolres Sampang, masyarakat meminta agar Polri mempertimbangkan asas kemaslahatan umat dalam kerangka Polri Presisi. Mereka menilai tidak terdapat kondisi mendesak yang mengharuskan pergantian Kapolsek Sokobanah dalam waktu dekat.

Hingga kini, masyarakat Kecamatan Sokobanah masih menunggu respons dari jajaran Polda Jawa Timur dan berharap aspirasi tersebut menjadi pertimbangan Kapolda Jawa Timur dalam mengambil keputusan.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru