Viral, SDN Tanpa Siswa di Sampang Tetap Terima MBG

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah guru terlihat berada di dalam ruang kelas SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, tanpa aktivitas belajar mengajar, saat video sekolah tersebut viral karena tetap menerima distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) meski tidak tampak kehadiran siswa.

Sejumlah guru terlihat berada di dalam ruang kelas SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, tanpa aktivitas belajar mengajar, saat video sekolah tersebut viral karena tetap menerima distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) meski tidak tampak kehadiran siswa.

SAMPANG | SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, mendadak viral di media sosial. Sekolah dasar negeri tersebut terekam tetap menerima distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) meski diduga tidak memiliki aktivitas siswa.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menurunkan sejumlah porsi MBG ke SDN Batuporo Timur 1. Namun, suasana sekolah tampak sepi tanpa kehadiran satu pun siswa. Tidak terlihat kegiatan belajar mengajar sebagaimana sekolah pada umumnya.

Rekaman tersebut juga memperlihatkan beberapa guru berada di dalam ruang kelas dengan aktivitas santai, seperti membuat kopi dan menonton video musik dangdut, tanpa adanya aktivitas pembelajaran.

Menanggapi video viral tersebut, Muspika Kecamatan Kedungdung langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, kondisi fisik sekolah dinilai memprihatinkan. Halaman dan teras sekolah dipenuhi rumput liar, menambah kesan tidak terawat. Selain itu, sekolah benar-benar tampak sepi karena tidak ada siswa yang hadir.

“Ada video yang viral, kemudian kami turun langsung ke lokasi. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti dengan pihak terkait,” ujar Camat Kedungdung, Syamsul Bahri, Kamis (22/1/2026).

Syamsul Bahri menjelaskan, berdasarkan data administrasi, SDN Batuporo Timur 1 masih tercatat memiliki 33 siswa, akumulasi dari kelas I hingga kelas VI. Namun, menurut keterangan pihak guru, mayoritas siswa memilih bersekolah di madrasah setempat.

“Informasi dari guru, siswa lebih memilih sekolah di madrasah. Mereka biasanya hanya masuk ke SDN ini pada hari Jumat,” jelasnya.

Muspika Kedungdung berencana berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, guna mencari solusi atas kondisi sekolah tersebut.

“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan solusi terbaik,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pelajar Sapeken Tembus GFLN 2026, Bawa Nama Kepulauan Sumenep ke Panggung Nasional
Bhakti Pendidikan 2026, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Gaungkan Gerakan Transformasi Pendidikan
Ironis! Berstatus Negeri, SDN Tlomar 2 Bangkalan Puluhan Tahun Beralaskan Tanah dan Tanpa Toilet
315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru
BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur kepada Bupati
Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan
UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dua Pelajar Sapeken Tembus GFLN 2026, Bawa Nama Kepulauan Sumenep ke Panggung Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 05:18 WIB

Bhakti Pendidikan 2026, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Gaungkan Gerakan Transformasi Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:55 WIB

Ironis! Berstatus Negeri, SDN Tlomar 2 Bangkalan Puluhan Tahun Beralaskan Tanah dan Tanpa Toilet

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:51 WIB

315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:54 WIB

BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur kepada Bupati

Berita Terbaru