Bhakti Pendidikan 2026, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Gaungkan Gerakan Transformasi Pendidikan

Senin, 29 Juni 2026 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semangat perubahan digaungkan peserta Bhakti Pendidikan 2026 usai mengikuti rangkaian kegiatan di Kampus STKIP PGRI Bangkalan. Melalui tema “Mengakselerasi Gerak Menuju Transformasi Pendidikan”, mahasiswa didorong menjadi agen perubahan yang aktif menghadirkan gagasan, inovasi, dan aksi nyata demi kemajuan pendidikan

Semangat perubahan digaungkan peserta Bhakti Pendidikan 2026 usai mengikuti rangkaian kegiatan di Kampus STKIP PGRI Bangkalan. Melalui tema “Mengakselerasi Gerak Menuju Transformasi Pendidikan”, mahasiswa didorong menjadi agen perubahan yang aktif menghadirkan gagasan, inovasi, dan aksi nyata demi kemajuan pendidikan

EJABERITA.CO | Bangkalan – Di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi dunia pendidikan nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) STKIP PGRI Bangkalan memilih mengambil langkah nyata melalui penyelenggaraan Bhakti Pendidikan 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam mendorong transformasi pendidikan melalui gagasan, dialog, dan aksi konkret.

Mengusung tema “Mengakselerasi Gerak Menuju Transformasi Pendidikan”, kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 Juni 2026 di Kampus STKIP PGRI Bangkalan.

Berbagai agenda digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari Seminar Pendidikan Nasional, Pemilihan Duta Kampus, Orasi Pendidikan Nasional, Mimbar Pendidikan, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi, Ormawa Award, hingga konser penutup yang melibatkan civitas akademika dan mahasiswa.

Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan, Abdur Rohman, menegaskan bahwa Bhakti Pendidikan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk komitmen mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan pendidikan yang masih terjadi.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah kompleksitas persoalan pendidikan. Melalui Bhakti Pendidikan, kami ingin menghadirkan ruang berpikir, berdialog, dan bergerak bersama untuk melahirkan transformasi pendidikan yang lebih baik. Pendidikan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri BEM KM STKIP PGRI Bangkalan, Nabila, mengatakan tema yang diangkat menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk tidak berhenti pada kritik, tetapi juga menghadirkan solusi melalui inovasi dan aksi nyata.

Menurutnya, Bhakti Pendidikan merupakan bentuk tanggung jawab organisasi mahasiswa dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang memiliki kepedulian terhadap masa depan pendidikan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua STKIP PGRI Bangkalan, Dr. Fajar Hadayatullah, M.Pd., menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu mendorong lahirnya inovasi pendidikan.

Ia menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari mahasiswa, akademisi, pemerintah hingga masyarakat.

“Bhakti Pendidikan menjadi wadah penting untuk menumbuhkan kepedulian, memperkuat budaya akademik, serta melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual dan memiliki komitmen sosial terhadap kemajuan pendidikan,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan berharap mampu memperkuat budaya intelektual di lingkungan kampus sekaligus melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan nasional.

Bhakti Pendidikan 2026 juga menjadi penegasan bahwa mahasiswa tidak hanya menjalankan fungsi akademik di bangku perkuliahan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak perubahan yang menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
UTM Sulap Lantai Rektorat Jadi Kafe, Bidik Hilirisasi Riset dan Cetak Entrepreneur Muda
HUT ke-81 RI, Ketua PGRI Bangkalan Ajak Guru Perkuat Pengabdian dan Majukan Pendidikan
STKIP PGRI Bangkalan Khidmat Rayakan HUT ke-81 RI, Dosen dan Mahasiswa Teguhkan Semangat Kemerdekaan
Sekolah Roboh di Bangkalan, BEM Desak Evaluasi Menyeluruh Infrastruktur Pendidikan
Dua Pelajar Sapeken Tembus GFLN 2026, Bawa Nama Kepulauan Sumenep ke Panggung Nasional
Ironis! Berstatus Negeri, SDN Tlomar 2 Bangkalan Puluhan Tahun Beralaskan Tanah dan Tanpa Toilet
315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:20 WIB

UTM Sulap Lantai Rektorat Jadi Kafe, Bidik Hilirisasi Riset dan Cetak Entrepreneur Muda

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:54 WIB

HUT ke-81 RI, Ketua PGRI Bangkalan Ajak Guru Perkuat Pengabdian dan Majukan Pendidikan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:44 WIB

STKIP PGRI Bangkalan Khidmat Rayakan HUT ke-81 RI, Dosen dan Mahasiswa Teguhkan Semangat Kemerdekaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Sekolah Roboh di Bangkalan, BEM Desak Evaluasi Menyeluruh Infrastruktur Pendidikan

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB