Heboh, Niat Ngabuburit Sambil Mancing, Warga Bangkalan Temukan Mayat Mengambang di Sungai
EJABERITA.CO | Bangkalan – Warga Desa Tellok, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran sungai setempat, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 16.49 WIB.
Mayat tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah ngabuburit sambil memancing menjelang waktu berbuka puasa. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan mengambang di permukaan air.
Berdasarkan keterangan di lokasi, kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan dan mengeluarkan belatung. Hal itu mengindikasikan korban diduga sudah beberapa hari berada di dalam air sebelum akhirnya ditemukan.
Penemuan tersebut sontak memicu kerumunan warga. Puluhan orang memadati bantaran sungai dan merekam proses evakuasi oleh aparat kepolisian.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Sekitar pukul 18.30 WIB, jenazah tiba di Ruang Instalasi Forensik Pemulasaran Jenazah.
Kepala Ruang Instalasi Forensik Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan, dr. Edi Suharta, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan luar sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Yang saya terima jenazah laki-laki dalam kondisi busuk, perkiraan meninggal sekitar tiga hari. Kemudian hasil pemeriksaan sementara, kita tidak temukan tanda-tanda kekerasan,” ungkapnya.
Meski demikian, hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Kondisi tubuh yang sudah membusuk, termasuk bagian tangan yang mengelupas, menyulitkan proses identifikasi.
“Kesulitannya sementara kami belum bisa melakukan identifikasi, karena tangannya itu sudah mengelupas,” paparnya.
Saat ini, jenazah masih berada di rumah sakit dan menunggu pemeriksaan lanjutan dari tim Inafis Polres Bangkalan. Pihak rumah sakit menyatakan akan menunggu maksimal tiga hari untuk proses identifikasi.
Jika dalam kurun waktu tersebut identitas korban belum juga terungkap, maka jenazah akan dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.
“Kita tunggu sampai maksimal tiga hari. Kalau tiga hari pihak Inafis belum menemukan identitasnya, nanti kita lakukan penguburan,” tutupnya.(*)





