Kronologi Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur di Kepulauan Kangean, Sumenep

Selasa, 14 April 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah pilu di Kepulauan Kangean, Sumenep, terungkap. Seorang anak menjadi korban kekerasan, lima pelaku diamankan, dua lainnya masih diburu.

Kisah pilu di Kepulauan Kangean, Sumenep, terungkap. Seorang anak menjadi korban kekerasan, lima pelaku diamankan, dua lainnya masih diburu.

EJABERITA.CO | Sumenep – Di sebuah sudut tenang Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, kisah pilu seorang gadis 14 tahun perlahan terungkap. Di balik keseharian yang tampak biasa, ia menyimpan tekanan dan ketakutan yang tak pernah mudah diungkapkan.

Perubahan itu awalnya hanya terlihat samar. Sang anak yang sebelumnya ceria, perlahan menjadi pendiam, sering gelisah, dan tampak menyimpan sesuatu. Keluarga mulai merasakan ada yang tidak beres—hingga akhirnya, pada Februari 2026, kenyataan pahit itu terkuak.

Awal yang Tak Disangka

Semua bermula dari sebuah ajakan sederhana. Seorang tetangga, yang dikenal oleh korban, mengajaknya berjalan-jalan. Ajakan yang seharusnya biasa itu justru menjadi awal dari rangkaian peristiwa yang diduga mengarah pada tindakan kekerasan seksual.

Korban dibawa ke sebuah rumah. Dalam kondisi tertekan, ia sempat berusaha melawan dan berteriak meminta pertolongan. Namun situasi tidak berpihak padanya. Peristiwa tersebut diduga sempat direkam oleh para terduga pelaku.

Rekaman itulah yang kemudian menjadi alat ancaman.

Teror yang Berulang

Hari-hari setelah kejadian itu tidak pernah benar-benar tenang. Korban diduga terus menerima ancaman melalui pesan dari berbagai nomor ponsel. Tekanan tersebut perlahan menggerus kondisi psikologisnya.

Dalam keputusasaan, ia bahkan sempat merusak alat komunikasinya sendiri—sebuah upaya untuk memutus teror yang tak kunjung berhenti.

Namun, rasa takut tetap tinggal.

Perubahan sikap korban akhirnya tidak bisa lagi disembunyikan. Keluarga yang awalnya hanya merasa khawatir, mulai mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Kegelisahan, ketakutan, dan sikap tertutup sang anak menjadi pintu awal terbongkarnya kasus ini.

Setelah mengetahui dugaan peristiwa tersebut, keluarga melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Penyelidikan pun dilakukan.

Dari tujuh orang yang diduga terlibat, lima orang telah diamankan. Sementara dua lainnya masih dalam pengejaran aparat karena diduga melarikan diri ke luar wilayah Kepulauan Kangean.

Plt Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Pelaku sudah diamankan,” ujarnya singkat. Ujarnya, Selasa (14/4).

Kuasa hukum korban, Diyaul Hakki, menegaskan bahwa kasus ini merupakan kejahatan serius yang harus ditangani secara tuntas.

“Korban masih di bawah umur. Kami berharap seluruh pelaku dapat segera ditangkap dan proses hukum berjalan adil,” ujarnya.

Lebih dari itu, perhatian kini juga tertuju pada kondisi korban. Pemulihan psikologis dan perlindungan identitas menjadi hal yang tidak kalah penting.

Di tengah proses hukum yang berjalan, harapan akan keadilan dan masa depan yang lebih baik bagi korban kini menjadi perhatian bersama.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ABK Kapal yang Hilang di Perairan Surabaya Ditemukan Meninggal di Pesisir Bangkalan
Korlantas Permudah Urus STNK Tanpa KTP Lama, Tapi Tenggat Balik Nama 2027 Tak Bisa Dihindari
Anak Tiri Habisi Ibu Muda di Blega, Cemburu Dugaan Perselingkuhan Berujung Maut
BEJAT! Guru Ngaji di Pamekasan Tega “Gilir” Dua Bocah Selama 5 Tahun: Modus Cabul hingga Paksa Bersetubuh!
Nyalip di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Pikap di Sampang
Ngantuk di Jalan, Perjalanan Malam Berujung Duka di Bangkalan
Satlantas Polres Bangkalan Tindak Truk Parkir Sembarangan di Depan Stadion Kerapan Sapi
Video Asusila Viral di Tambelangan Sampang, Polisi Amankan Sejoli dan Dua Unit Ponsel

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WIB

ABK Kapal yang Hilang di Perairan Surabaya Ditemukan Meninggal di Pesisir Bangkalan

Selasa, 28 April 2026 - 08:10 WIB

Korlantas Permudah Urus STNK Tanpa KTP Lama, Tapi Tenggat Balik Nama 2027 Tak Bisa Dihindari

Jumat, 24 April 2026 - 21:06 WIB

Anak Tiri Habisi Ibu Muda di Blega, Cemburu Dugaan Perselingkuhan Berujung Maut

Kamis, 23 April 2026 - 08:54 WIB

BEJAT! Guru Ngaji di Pamekasan Tega “Gilir” Dua Bocah Selama 5 Tahun: Modus Cabul hingga Paksa Bersetubuh!

Kamis, 16 April 2026 - 16:41 WIB

Nyalip di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Pikap di Sampang

Berita Terbaru