EJABERITA.CO | Bangkalan – Warga pesisir Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung tidak jauh dari bibir pantai, Senin (11/05/2026) siang.
Korban diketahui merupakan Anak Buah Kapal (ABK) LCT Kinta Perjaya yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (10/05/2026) malam.
Jasad pria tersebut ditemukan masih mengenakan pakaian kerja lengkap berwarna oranye oleh nelayan setempat. Mendapat laporan warga, petugas Satpolairud Polres Bangkalan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk proses identifikasi.
Kasat Polairud Polres Bangkalan, AKP Muarif, membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan lokasi penemuan berada tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Kamal.
“Kami mendapatkan informasi dari nelayan bahwa ada mayat mengambang di perairan Tanjung Jati. Proses evakuasi berjalan lancar melibatkan personel Satpolairud Polres Bangkalan, Ditpolairud Polda Jatim, serta tim medis Puskesmas Kamal,” ujarnya.
Identitas korban sempat belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas di pakaian yang dikenakan. Namun, setelah jenazah tiba di ruang pemulasaran jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan, pihak keluarga datang dan memastikan identitas korban.
Korban diketahui bernama Sri Samto (57), yang bekerja sebagai Chief atau Mualim I di kapal LCT Kinta Perjaya.
Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga mengalami kecelakaan kerja saat kapal menjalani perbaikan di perairan sisi timur Kenjeran, Surabaya, pada Minggu siang.
Sebelum dinyatakan hilang, korban bersama delapan ABK lainnya sedang memperbaiki terpal pada ekskavator kapal. Korban disebut lebih dulu menyelesaikan pekerjaannya dibanding kru lainnya. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, korban tidak ditemukan dan dinyatakan hilang.
“Kehilangan korban sempat dilaporkan ke pihak KSOP Pelabuhan Surabaya dan diteruskan ke Ditpolairud Polda Jatim,” tambah AKP Muarif.
Saat ini, jenazah korban telah dijemput keluarga untuk dimakamkan. Sementara penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut masih ditangani Ditpolairud Polda Jawa Timur.(*)
Editor : Arfa

















Komentar