EJABERITA.CO | SIDOARJO – Seorang wanita paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas bernomor polisi M 1090 GP yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (24/6/2026).
Korban diketahui bernama Ruly Yunis Setiawati (50), warga Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Korban merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang bertugas di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
Penemuan jenazah korban menggegerkan masyarakat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan cairan berwarna merah diduga darah mengalir dari bagian bawah mobil yang digunakan korban.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, membenarkan bahwa perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil tersebut merupakan salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Meski demikian, Lukman menegaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan aparat penegak hukum dan proses penyelidikan terus dilakukan oleh kepolisian, termasuk melalui pemeriksaan forensik dan otopsi.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera terungkap penyebab pasti kematian korban,” ujar Lukman, Kamis (25/6/2026).
Terkait informasi yang menyebut mobil dinas tersebut telah berada di area Bandara Juanda sejak Sabtu lalu, Lukman mengaku belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut. Namun, ia memastikan kendaraan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
“Nanti akan kami cek apakah mobil tersebut memang sudah berada di sana sejak Sabtu atau kapan. Kami juga menunggu hasil otopsi agar semuanya menjadi terang benderang,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, korban disebut tidak datang seorang diri. Dalam rekaman tersebut, korban diduga bersama dua pria yang menggunakan masker. Salah satu pria terlihat mengemudikan kendaraan, sedangkan seorang lainnya berada di kursi penumpang.
Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan sejumlah keterangan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban.
Bupati Lukman juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kasus tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
“Kami meminta masyarakat Bangkalan untuk tidak berspekulasi. Berikan waktu dan kepercayaan kepada pihak kepolisian agar penyelidikan berjalan maksimal dan kasus ini segera terungkap,” pungkasnya.(*)
Editor : Arfa














Komentar