Daerah

Dua Lansia di Sampang Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk, Negara Baru Datang

SAMPANG | Masdijha, 70 tahun, dan adiknya Patha, 60 tahun, bertahun-tahun hidup berdua di sebuah gubuk berukuran sekitar 5 x 7 meter di Dusun Lenteng, Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Bangunan reyot itu menjadi tempat tinggal sekaligus dapur. Baru pekan ini bantuan pemerintah datang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan setelah menerima laporan mengenai kondisi kedua lansia tersebut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan bantuan diberikan atas dasar kemanusiaan. “Setelah mendapat informasi, kami langsung berkoordinasi dan bergerak membantu,” kata Hozin, Selasa, 13 Januari 2026.

BPBD menyalurkan sejumlah bantuan, di antaranya kasur, matras, terpal, kompor, perlengkapan memasak dan makan, selimut, sandang lansia, sembako, serta tambahan gizi.

Menurut Hozin, kondisi Masdijha dan Patha memang membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Salah satu dari keduanya tidak lagi bisa berjalan akibat terjatuh dan memerlukan pengobatan, selain tempat tinggal yang lebih layak.

Kisah dua lansia ini menambah daftar warga rentan di Sampang yang bertahun-tahun luput dari jangkauan negara, hingga akhirnya tersorot dan mendapat bantuan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *