Gerak Cepat di Bangkalan, Puskesmas Burneh Turun Langsung Lawan TBC

Rabu, 29 April 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Puskesmas Burneh melayani warga dalam Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Desa Langkap, Bangkalan, dengan berbagai layanan medis termasuk skrining TBC dan konsultasi kesehatan.

Petugas Puskesmas Burneh melayani warga dalam Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Desa Langkap, Bangkalan, dengan berbagai layanan medis termasuk skrining TBC dan konsultasi kesehatan.

EJABERITA.CO | Bangkalan – Puskesmas Burneh menunjukkan langkah cepat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dengan menggelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat di Balai Desa Langkap, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini menyasar ratusan warga, mulai dari remaja hingga lansia, yang tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan. Berbagai pemeriksaan dilakukan, mulai dari cek tekanan darah, gula darah, donor darah, pemeriksaan darah lengkap, konsultasi kesehatan, pemeriksaan mata, hingga edukasi pola hidup sehat.

Tak hanya itu, fokus utama kegiatan ini adalah skrining TBC dengan menggunakan teknologi Mobile X-Ray, yang dinilai efektif dalam mendeteksi penyakit paru secara dini. Puskesmas Burneh bahkan menghadirkan dokter spesialis paru untuk memperkuat layanan pemeriksaan.

Kepala Puskesmas Burneh, Syaiful Hidayat, mengatakan bahwa tingginya angka penderita TBC, khususnya di Desa Langkap, menjadi alasan utama dilaksanakannya skrining secara masif.

“Karena banyaknya penderita TBC di wilayah ini, kami prioritaskan pemeriksaan dengan alat yang kami miliki. Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan mata dan paru secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program PKG ini merupakan kegiatan berkelanjutan yang akan terus dilakukan dan diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Burneh.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Data sementara menunjukkan hampir 200 warga mendaftar. Ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syaiful menyampaikan bahwa pihaknya akan menggandeng berbagai pihak lintas sektoral untuk memperluas jangkauan program, termasuk organisasi masyarakat seperti Muslimat, guna menjangkau kelompok rentan TBC.

“Kami ingin deteksi dini bisa dilakukan secara maksimal. Jika ditemukan kasus, penanganan bisa segera dilakukan dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Hadirkan Dokter Spesialis Anak Baru, Perkuat Layanan Kesehatan Anak
Dinkes Sampang Genjot Program “Desaku Asik”, Perangi Stigma dan Kejar Eliminasi Kusta 2030
Kasus Campak di Sampang Capai 90, Dinkes Soroti Rendahnya Imunisasi
RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Forum Komunikasi Publik untuk Evaluasi Layanan Kesehatan
Bupati Sampang Hadiri Peringatan Hari Kusta Sedunia 2026 di Kemenkes RI
SPPG Bertambah, IDI Pertanyakan Pengawasan MBG di Bangkalan
Sampang Cetak Sejarah, UHC Award Utama Nasional Diraih dengan Kepesertaan JKN 101 Persen
Sampang Jadi Arena Adu Cepat Penyelamatan Nyawa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:48 WIB

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Hadirkan Dokter Spesialis Anak Baru, Perkuat Layanan Kesehatan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 19:27 WIB

Gerak Cepat di Bangkalan, Puskesmas Burneh Turun Langsung Lawan TBC

Minggu, 19 April 2026 - 06:04 WIB

Dinkes Sampang Genjot Program “Desaku Asik”, Perangi Stigma dan Kejar Eliminasi Kusta 2030

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

Kasus Campak di Sampang Capai 90, Dinkes Soroti Rendahnya Imunisasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:54 WIB

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Forum Komunikasi Publik untuk Evaluasi Layanan Kesehatan

Berita Terbaru