Daerah

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Sungai Bangkalan, Diduga Bunuh Diri Akibat Depresi

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad seorang ibu muda dan anaknya yang diduga nekat melompat ke sungai di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (1/4/2026) sore. Kejadian ini menjadi sorotan publik, mengingat ibu dan anak tewas di Bangkalan diduga bunuh diri akibat depresi.

Korban diketahui bernama Siti Ruqoyyah dan putranya, Ibrohim (8). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian intensif.

Berita mengenai ibu dan anak tewas di Bangkalan ini menggugah banyak empati dari masyarakat.

Jasad Siti Ruqoyyah ditemukan lebih dulu dalam kondisi mengapung dan tersangkut di antara ranting bambu serta pohon akasia di pinggir sungai, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan perahu polyethylene milik tim gabungan.

“Tim SAR mengevakuasi jasad korban menggunakan kantong jenazah menuju kamar mayat RSUD,” ujar Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan untuk proses identifikasi.

Tak lama berselang, tim kembali menemukan jasad sang anak, Ibrohim, dalam kondisi mengapung sekitar 500 meter dari lokasi penemuan ibunya, atau sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

“Korban Ibrohim ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi pertama. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi ditutup,” tambah Nur Hadi.

Suasana duka menyelimuti kamar jenazah saat pihak keluarga tiba. Ayah korban tampak tak kuasa menahan tangis melihat putra tunggalnya meninggal dunia secara tragis.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD dan Basarnas, yang dibagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Selama dua hari, petugas melakukan penyelaman di titik awal serta penyisiran darat dan aliran sungai hingga radius dua kilometer ke arah muara.

Peristiwa ini bermula saat nenek korban menemukan sandal milik cucunya di bantaran Sungai Tunjung, Kelurahan Tunjung, pada Selasa (31/3/2026). Sejak saat itu, ibu dan anak tersebut dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan keluarga, Siti Ruqoyyah diduga mengalami depresi berat dan memiliki riwayat gangguan mental. Sebelumnya, korban juga disebut pernah mencoba mengakhiri hidupnya.

Tragedi ini pun menyisakan duka mendalam, setelah dugaan aksi bunuh diri tersebut turut menyeret nyawa sang anak.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *