Anggaran Perbaikan SD di Bangkalan 2026 Hanya Rp 900 Juta, Disdik Andalkan Program Revitalisasi APBN

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri.

Keterangan foto: Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri.

BANGKALAN | Pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Bangkalan pada tahun 2026 sebesar Rp 200 miliar berdampak signifikan terhadap sektor pendidikan. Salah satu dampaknya terlihat pada anjloknya anggaran perbaikan dan rehabilitasi sekolah dasar (SD).

Pada tahun 2026, anggaran perbaikan SD di Kabupaten Bangkalan hanya dialokasikan sebesar Rp 900 juta. Jumlah tersebut turun drastis dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp 37 miliar.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri, mengatakan bahwa pada tahun 2026 tidak terdapat kegiatan pengerjaan fisik sekolah dasar yang bersumber dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Earmark.

“Dengan anggaran yang sangat minim ini, kami akan menyesuaikan pelaksanaan program dengan mengedepankan skala prioritas,” ujar Ali Yusri, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah sekolah dasar yang belum tersentuh perbaikan sarana dan prasarana pada tahun 2025. Untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah, Dinas Pendidikan Bangkalan mengupayakan pemenuhan kebutuhan tersebut melalui program revitalisasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Karena pendidikan merupakan skala prioritas pembangunan nasional, penyelesaian rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) di daerah dapat diusulkan melalui APBN. Nantinya pelaksanaan dilakukan langsung oleh kepala sekolah dengan sistem swakelola,” katanya.

Ali Yusri berharap, melalui dukungan anggaran dari pemerintah pusat, kebutuhan perbaikan dan pembangunan fasilitas pendidikan dasar di Bangkalan tetap dapat terpenuhi meskipun alokasi anggaran daerah mengalami penurunan.

 

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan
UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura
Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap
Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara
Fajar Hidayatullah Kembali Pimpin STKIP PGRI Bangkalan 2026–2030, Babak Baru Transformasi Kampus Dimulai
Try Out UTBK SNBT Se-Madura di SMAN 1 Sampang, 37 Siswa Asah Mental dan Strategi Tembus PTN
Pererat Silaturahmi, Guru Se-Kecamatan Burneh Gelar Halal Bihalal Usai Vakum Bertahun-Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:22 WIB

UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 23 April 2026 - 02:01 WIB

Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura

Rabu, 22 April 2026 - 06:48 WIB

Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:01 WIB

Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara

Berita Terbaru