BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur kepada Bupati

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BEM KM STKIP PGRI Bangkalan berfoto bersama Bupati Bangkalan usai menggelar silaturahmi dan dialog terbuka yang membahas isu strategis daerah, meliputi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

BEM KM STKIP PGRI Bangkalan berfoto bersama Bupati Bangkalan usai menggelar silaturahmi dan dialog terbuka yang membahas isu strategis daerah, meliputi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) STKIP PGRI Bangkalan menggelar silaturahmi dan dialog terbuka dengan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu (31/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi berbagai isu strategis yang tengah menjadi perhatian masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur jalan, hingga hubungan antara dunia pendidikan, media, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan, Abdur Rohman, mengatakan kualitas pendidikan dan pelayanan publik masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Menurutnya, pemerataan fasilitas pendidikan, peningkatan mutu sekolah, serta kualitas pelayanan di puskesmas dan rumah sakit merupakan kebutuhan mendasar yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan di kedua sektor tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Aab itu juga menyoroti pernyataan Ketua PGRI Kabupaten Bangkalan yang sebelumnya menyebut media dan LSM sebagai “penyakit” bagi kepala sekolah dan guru. Menurutnya, persoalan tersebut perlu disikapi secara proporsional dengan tetap menghormati peran seluruh elemen dalam membangun dunia pendidikan yang sehat dan transparan.

“Media, LSM, dan insan pendidikan sejatinya memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih baik. Karena itu, diperlukan komunikasi yang konstruktif agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat mengganggu semangat kolaborasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan, Fawaid, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai masih belum merata di sejumlah wilayah.

Ia menyoroti kondisi jalan di beberapa kecamatan, khususnya Kokop dan Konang, yang masih menjadi keluhan warga dan membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Pemerataan pembangunan menjadi penting agar akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyambut baik peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah dalam proses pembangunan daerah.

Menurutnya, sektor pendidikan dan kesehatan saat ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Salah satu langkah yang tengah dilakukan adalah pembenahan tata kelola pendidikan melalui penguatan kepemimpinan sekolah.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang daerah. Saat ini kami sedang melakukan penataan dan penguatan kepemimpinan sekolah karena masih terdapat sejumlah lembaga pendidikan yang dipimpin oleh pelaksana tugas. Pembenahan harus dimulai dari struktur kepemimpinan yang kuat agar kebijakan dapat berjalan efektif hingga ke tingkat bawah,” tegasnya.

Di bidang kesehatan, Lukman mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, profesional, dan humanis.

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat. Untuk mendukung pengawasan layanan, kami telah memasang sistem pemantauan CCTV di sejumlah puskesmas yang dapat kami pantau secara langsung. Selain itu, kami juga menyiapkan program penguatan karakter, etika pelayanan, dan profesionalisme bagi tenaga kesehatan agar kualitas layanan semakin meningkat,” ujarnya.

Terkait infrastruktur jalan, Lukman mengakui bahwa persoalan tersebut masih menjadi salah satu aspirasi terbesar masyarakat Bangkalan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur akan terus kami lakukan secara bertahap dan terukur. Namun yang tidak kalah penting adalah membuka lebih banyak lapangan pekerjaan. Ketika masyarakat memiliki kesempatan kerja dan penghasilan yang baik, maka roda perekonomian daerah akan bergerak lebih kuat dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, menanggapi polemik pernyataan Ketua PGRI Bangkalan terkait media dan LSM, Lukman menilai seluruh elemen memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan dunia pendidikan.

“Saya berpandangan bahwa setiap pihak memiliki kontribusi masing-masing. Media, LSM, pemerintah, dan insan pendidikan merupakan bagian dari ekosistem yang saling melengkapi. Kritik dan pengawasan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, namun harus dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Di akhir dialog, Lukman mengajak mahasiswa untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan menyampaikan kritik yang konstruktif demi kemajuan daerah.

“Sering-sering silaturahmi untuk mengingatkan kami. Kritik dan kolaborasi mahasiswa sangat kami harapkan,” pungkasnya.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara mahasiswa dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru
Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan
UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura
Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap
Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara
Fajar Hidayatullah Kembali Pimpin STKIP PGRI Bangkalan 2026–2030, Babak Baru Transformasi Kampus Dimulai
Try Out UTBK SNBT Se-Madura di SMAN 1 Sampang, 37 Siswa Asah Mental dan Strategi Tembus PTN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:51 WIB

315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:54 WIB

BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur kepada Bupati

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:22 WIB

UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 23 April 2026 - 02:01 WIB

Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura

Berita Terbaru