Dinkes Sampang Pastikan Isu Super Flu Tak Berbahaya, Warga Diminta Tak Panik

SAMPANG | Menyebarnya informasi terkait keberadaan penyakit yang disebut Super Flu mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang. Namun, masyarakat diminta tidak panik karena penyakit tersebut dinilai bukan ancaman serius.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes KB Sampang, Syamsul Hidayat, menjelaskan bahwa Super Flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan berkaitan dengan faktor cuaca, terutama pada masa peralihan musim atau pancaroba.
“Biasanya muncul saat pergantian musim kemarau ke musim hujan atau ketika terjadi cuaca ekstrem,” ujar Syamsul, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, kasus flu yang muncul di Sampang masih tergolong penyakit umum yang kerap dialami masyarakat akibat menurunnya daya tahan tubuh dan pengaruh lingkungan.
“Ini bukan penyakit berbahaya. Flu biasa yang sering terjadi,” tegasnya.
Syamsul menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan kasus Super Flu di Kabupaten Sampang. Meski demikian, Dinkes KB bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih melakukan pemantauan dan kajian lebih lanjut.
“Informasi yang kami terima, di Jawa Timur terdapat 23 kasus dari total 62 kasus yang tercatat secara nasional,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes KB Sampang telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) untuk tetap waspada dan aktif menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat.
“Sambil menunggu surat resmi dari provinsi, sosialisasi kesehatan terus kami jalankan,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya serta tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan tubuh.
“Masyarakat tidak perlu panik. Yang terpenting jaga kebersihan, pola hidup sehat, dan daya tahan tubuh,” pungkas Syamsul.





